Produktivitas Padi Musim Panen 2026 di Ende Menurun, Gadir Sebut Pemicunya - FloresPos Net

Produktivitas Padi Musim Panen 2026 di Ende Menurun, Gadir Sebut Pemicunya

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Produktivitas padi petani di Kabupaten Ende pada musim panen 2026 mengalami sedikit penurunan dari tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang dirilis oleh instansi berwenang yaitu BPS, estimasi produktivitas padi di Kabupaten Ende mencapai rata-rata 4,5 ton per hektare. Angka ini didukung oleh total luas  lahan tanam mencapai 3.521,65 hektare yang tersebar di berbagai wilayah.

Pada musim panen tahun 2025 lalu produktivitas padi petani di Ende mencapai rata- rata 5 ton perhektar.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Ibrahim Gadir Dean kepada Florespos.net, Rabu (8/7/2026) lalu menyampaikan alasan produktivitas padi alami penurunan dari tahun sebelumnya.

Sebelumnya menyampaikan alasan penurunan produktivitas padi, Gadir menjelaskan tentang produktivitas padi dan produksi.

Baca Juga :  Festival Pesona Kebangsaan 2024: Napak Tilas Lahirnya Pancasila

Dikatakannya produktivitas adalah kemampuan lahan pertanian memberikan hasil  dan ukurannya adalah  satuan hektar per ton.

Sedangkan produksi adalah  total keseluruhan hasil. Misalnya di Kabupaten Ende ada enam ribu hektar menghasilkan sekitar 27 ribu ton padi.

Dikatakannya untuk standar nasional produktivitas yang ditetapkan adalah 6 ton perhektar. Ende belum mencapai standar nasional karena kendala yang dialami di area sentra produksi pada musim tanam (MT 1).

Kadis Pertanian Ende mengatakan penyebab atau pemicu produktivitas padi musim panen tahun ini menurun karena pada musim tanam (MT 1) periode Okmar ada serangan hama tikus di tempat persemaian yang berdampak pada pergeseran musim tanam.

Baca Juga :  Perumahan Gloria Regency Raih Penghargaan Inspiring Residential dalam Ajang BTN Housepreneur 2026

Pergeseran musim tanam tersebut berdampak atau berpengaruh pada produktivitas saat musim panen.

“Musim tanam lalu, kita sempat alami gagal tanam karena ada serangan hama tikus di tempat persemaian maka musim tanam bergeser dan itu berpengaruh pada produktivitas”.

Ia menegaskan Ende tidak mengalami gagal panen tetapi gagal tanam akibat serangan hama tikus pada musim tanam (MT 1).

Pada tahun ini dengan adanya intervensi dari Kementrian Pertanian melalui bantuan Alsintan maka diharapkan bisa meningkatkan produksi dan produktivitas.

Gadir mengatakan saat ini untuk peningkatan produktivitas sudah dikawal langsung oleh penyuluh pertanian yang tersebar di setiap wilayah.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo
Partai Golkar Gandeng Bank NTT Sosialisasi Penyaluran KUR Bagi Pelaku UMKM
Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat
SD Inpres Gere Menjuarai Lomba Bertutur Tingkat SD di Kabupaten Sikka
Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende
Febrianus Laporkan Para Pelaku ke Polisi Usai Dikeroyok di Ruang KP3 Bandara Ende, Ini Kronologisnya
Upacara HUT Kemerdekaan RI ke -81 di Ende Dipusatkan di Stadion Marilonga
Bupati Sikka Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI, Dorong Penguatan Literasi dan Sains Sejak Usia Sekolah
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:03 WITA

Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Partai Golkar Gandeng Bank NTT Sosialisasi Penyaluran KUR Bagi Pelaku UMKM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:46 WITA

SD Inpres Gere Menjuarai Lomba Bertutur Tingkat SD di Kabupaten Sikka

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:26 WITA

Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat

Kamis, 13 Agu 2026 - 14:50 WITA