Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik - FloresPos Net

Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Tim penggagas bersama tokoh adat (mosazaki) dari Suku Ende serta tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan telah mendeklarasikan pembentukan Dewan Adat Nua Ende (DANE).

Deklarasi dilaksanakan di Museum Tenun Ikat Ende, Sabtu (11/6/2026) pagi. Deklarasi diawali dengan penerimaan tokoh adat dan tamu undangan secara adat.

Deklarasi Pembentukan Dewan Adat Nua Ende ditandai dengan pembacaan naskah deklarasi, penandatanganan naskah deklarasi oleh tokoh adat (mosazaki), tim penggagas dan para saksi.

Ketua DPRD Ende, Fransiskus Taso, Wakil Ketua DPRD Ende, Agustinus Wadhi, Pejabat yang mewakili Kapolres dan Dandim Ende, Rektor Uniflor, Dr Willybrodus Lanamana, Ketua Komunitas Adat Kabupaten Ende, Don Watu hadir pada kesempatan tersebut.

Dari unsur pemerintah daerah tak ada Pejabat yang hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati Ende.

Ketua tim penggagas Pembentukan DANE, Djafar Achmad pada kesempatan itu menegaskan kehadiran Dewan Adat Nua Ende tak ada urusannya dengan politik.

Baca Juga :  WALHI NTT Tegaskan Industri Garam Skala Besar di Wilayah Pesisir Pulau Kecil Berpotensi Menimbulkan Berbagai Tekanan Ekologis

Dikatakan Djafar Achmad DANE adalah rumah besar bagi orang Ende untuk menjaga budaya dan kearifan lokal yang mulai tergerus peradaban zaman.

“Bagi saya ini tak ada urusan dengan politik jadi jangan dipolitisir. DANE adalah rumah besar Suku Ende untuk menjaga dan merawat budayanya yang mulai hilang”.

Bupati Ende periode sebelumnya ini juga mengatakan baginya politik sudah selesai pada Pilkada kemarin dan sekarang saatnya membangun Ende dengan peran masing-masing.

Menurutnya Ende adalah kota yang memiliki keistimewaan karena menjadi rahimnya pancasila.

“Bagi saya politik sudah selesai pada Pilkada kemarin dan sekarang saatnya kita bangun Ende”.

Djafar Achmad menyampaikan usai deklarasi dilanjutkan dengan pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) adat yang bertujuan sebagai pengesahan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga, Garis Besar Haluan Organisasi, Penetapan Majelis Adat dan pemilihan ketua umum DANE.

Baca Juga :  Ini 7 Tempat Sholat Idul Adha 1445 di Kota Ende dan Khatib serta Imam

Musyawarah Besar (Mubes) adat direncanakan pada Agustus 2026 mendatang.

“Nanti saat Mubes kita akan undang pemerintah pusat untuk hadir menyaksikan kegiatan ini”.

Diberitakan sebelumnya di media ini, Dewan Adat Nua Ende berdiri sebagai rumah bersama seluruh masyarakat nua Ende tanpa membedakan wilayah, suku, agama, dan latar belakang sosial.

Dewan Adat Nua Ende juga sebagai rumah besar bagi seluruh masyarakat adat Ende yang berlandaskan nilai persaudaraan, musyawarah, penghormatan kepada seluruh leluhur serta tanggung jawab bersama dalam menjaga adat, budaya, dan martabat masyarakat Ende lintas generasi.

Dewan Adat Nua Ende yang akan dibentuk memiliki semangat dan mandat utama untuk menjadi wadah musyawarah mufakat melindungi identitas budaya, serta mengelola wilayah adat sesuai dengan norma dan kearifan lokal Nua Ende yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Nua Ende. Mandat tersebut sangat penting sebagai bagian dari legitimasi keberadaan DANE.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Dignitas Sang Penjual Bawang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:53 WITA