Bahasa dan Peluang Global - FloresPos Net - Page 3

Bahasa dan Peluang Global

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 09:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zefirinus Kada Lewoema

Zefirinus Kada Lewoema

Beliau memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang bagus, namun mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan di Belanda karena ia tidak menguasai bahasa Belanda. Di lain waktu, saya bertemu dengan seorang lulusan program master, yang gagal ikut seleksi kerja di sebuah Lembaga PBB karena dia hanya menguasai Bahasa Inggris.

Dia perlu minimal satu bahasa asing lagi selain Bahasa Inggris. Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa kemampuan satu bahasa global tidak lagi memadai dalam konteks kompetitif saat ini.

Teknologi sebagai Ruang Pembelajaran Baru

Kemajuan teknologi membuka ruang baru dalam pembelajaran bahasa. Aplikasi mobile, kursus daring, konten audiovisual, dan komunitas internasional memungkinkan proses belajar berlangsung fleksibel tanpa dibatasi ruang fisik.

Baca Juga :  Mungkinkah Demokrasi Deliberatif dalam Kasus RS Pratama Solor

Hal ini memberi peluang bagi masyarakat di berbagai wilayah Flores untuk mengembangkan kemampuan bahasa asing secara mandiri, terjangkau, dan bertahap. Cobalah pelan-pelan mengganti kebiasan “scrolling” di smartphone dengan memanfaatkan aplikasi belajar Bahasa asing.

Catatan Akhir

Belajar bahasa asing merupakan investasi jangka panjang yang memerlukan komitmen berkelanjutan. Pemerintah dan lembaga pendidikan dapat menyediakan dukungan struktural, namun perkembangan kompetensi sangat ditentukan oleh inisiatif dan kedisiplinan individu.

Orang Flores memiliki modal linguistik dan historis yang signifikan untuk membangun kapasitas ini, dan kemajuan teknologi telah membuka akses pembelajaran yang sebelumnya tidak tersedia.

Baca Juga :  Memulihkan Wajah Manusia

Dalam konteks sosial dan ekonomi yang terus berubah, kemampuan bahasa asing tidak lagi menjadi pilihan tambahan, tetapi kebutuhan strategis untuk meningkatkan daya saing masyarakat.

Karena itu, penguatan kompetensi linguistik perlu ditempatkan sebagai bagian dari agenda pembangunan sumber daya manusia, agar masyarakat Flores mampu memanfaatkan peluang internasional secara lebih optimal.*

Penulis adalah: Candidate doktor dalam bidang knowledge, technology and innovation, di Wageningen University and Research, Belanda.

Berita Terkait

Ketika Empat Belas Detik Bumi Flores Bergetar
Kilas Balik Konflik Sepak Bola NTT: Keamanan Semua Pihak Harus Menjadi Prioritas
Pendidikan dan Kemerdekaan: Menemukan Kembali “Rumah Bangsa” di Usia ke-81
Kontroversi Gol Persami vs BMP Flores Timur: Saat Sepak Bola NTT Diuji oleh Karakter Pertandingan
Angkutan Pelajar Aman (APA): Menjaga Keselamatan Siswa, Menghidupkan Angkutan Pedesaan Kabupaten Magelang
Soeratin Cup 2026 NTT: Menjaga Marwah Kompetisi dan Masa Depan Sepak Bola Muda
Ketika Badai Mengguncang Perahu Gereja: Apakah Kita Masih Mau Mendayung?
Larangan Merokok Sambil Mengemudi
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Kilas Balik Konflik Sepak Bola NTT: Keamanan Semua Pihak Harus Menjadi Prioritas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:58 WITA

Pendidikan dan Kemerdekaan: Menemukan Kembali “Rumah Bangsa” di Usia ke-81

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Kontroversi Gol Persami vs BMP Flores Timur: Saat Sepak Bola NTT Diuji oleh Karakter Pertandingan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:24 WITA

Angkutan Pelajar Aman (APA): Menjaga Keselamatan Siswa, Menghidupkan Angkutan Pedesaan Kabupaten Magelang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:29 WITA

Soeratin Cup 2026 NTT: Menjaga Marwah Kompetisi dan Masa Depan Sepak Bola Muda

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Dampak Gempa Flores Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia di Sikka

Sabtu, 15 Agu 2026 - 19:39 WITA