Reformasi Partai Politik - FloresPos Net - Page 4

Reformasi Partai Politik

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 16:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan demikian, partai politik harus direformasi. Partai politik harus mewujudkan transparansi, akuntabilitas, kaderisasi, diskursus internal yang inklusif, sirkulasi gagasan, dan meritokrasi.

Lebih jauh dari itu, partai politik harus mengaktifkan visi dan ideologi tentang bonum commune. Artinya, partai politik harus menjadi ruang produksi gagasan kehidupan bersama.

Baca Juga :  Quo Vadis, Perjuangan Gereja dan Elemen Umat Keuskupan Maumere Hentikan Perdagangan Orang? (Refleksi Hari Anti Perdagangan Orang Sedunia 30 Juli 2023)

Era kemerdekaan, partai politik menjadi ruang produksi gagasan. Hal ini kemudian amat kentara dalam partai politik tidak bersifat oportunis dan membeo dengan kekuasaan. Sebaliknya, partai politik berani berlawan dengan kekuasan dan menawarkan gagasan baru. *

Baca Juga :  Pembelajaran Mendalam: Fondasi Baru Pendidikan Indonesia?

Penulis adalah Mahasiswa Universitas Sanata Dharma

Berita Terkait

Merawat Kesehatan Mental Melalui Konseling Individu
Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak
Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna
Di Balik Senyum dan Kebersamaan (Catatan Reflektif atas Kisah Kematian Bunuh Diri di NTT)
Doa, Etika Publik dan Harapan Perdamaian
Kondisi Fiskal Flores Timur dan Euforia Pencinta Sepak Bola
Buzzer, Akun Anonim dan Ancaman bagi Demokrasi Lokal
Wajah Sunyi Stigmatisasi dalam Masyarakat NTT
Berita ini 122 kali dibaca
Redaksi menerima kiriman artikel Opini. Artikel, profil singkat dan foto penulis dikirim melalui email: redflorespos@gmail.com atau florespos@yahoo.co.uk.

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:28 WITA

Merawat Kesehatan Mental Melalui Konseling Individu

Selasa, 21 April 2026 - 12:56 WITA

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 April 2026 - 12:07 WITA

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Rabu, 15 April 2026 - 21:12 WITA

Di Balik Senyum dan Kebersamaan (Catatan Reflektif atas Kisah Kematian Bunuh Diri di NTT)

Selasa, 14 April 2026 - 11:26 WITA

Doa, Etika Publik dan Harapan Perdamaian

Berita Terbaru

Maria Lidia Ene

Opini

Merawat Kesehatan Mental Melalui Konseling Individu

Rabu, 22 Apr 2026 - 20:28 WITA