Lembata Tanpa Maling (?) - FloresPos Net - Page 3

Lembata Tanpa Maling (?)

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 08:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Steph Tupeng Witin

Steph Tupeng Witin

Program-program pembangunan jangan sekadar menjadi arena balas jasa untuk partai, apalagi oknum partai, untuk mengenyangkan keluarga dan kolega. Gerakan rakyat yang sadar akan situasinya, bahkan dengan kritik keras dan tajam, mesti didengarkan dan ditanggapi substansinya.

Kita menolak penyampaian aspirasi dengan kekerasan. Apalagi sampai merusak fasilitas publik. Hukum mesti ditegakkan secara benar.

Polres Lembata dan Kejaksaan Negeri Lembata mesti berubah dalam kinerja agar tidak sekadar menjadi tong sampah kasus-kasus yang dilaporkan masyarakat Lembata. Banyak kasus yang mesti ditangani dengan benar akan berandil membersihkan Lembata ini dari kepungan pesta pora kelompok maling yang patut diduga dekat dengan penegak hukum.

Baca Juga :  Benahi DPRD, Kunci Perubahan Lembata

Kita dukung kepemimpinan Kanis Tuaq-Muhamad Nasir tetap dengan sikap kritis dan nurani terjaga. Kita sangat mendukung semua anak Lembata, terutama yang mengabdi tanah ini di birokrasi dan legislatif. Segala persoalan rakyat mesti diselesaikan dengan membenahi kinerja.

Omongan kaum elite politik dan birokrasi kepada rakyat tidak bisa dipegang lagi. Rakyat butuh kerja nyata. Orang terpilih mesti jadi pemimpin, bukan pejabat. Apalagi kalau pejabat itu salah dipilih pemilihnya saat Pilkada.

Problem pembangunan mesti diurai dengan masukan kritis dari berbagai komponen. Bukan hanya dengan gerakan doa bersama, apalagi jenis doa berbayar karena itu hanya sekedar perlawanan paling ringan.

Baca Juga :  Polres Nagekeo Harus Buka Tabir Kematian Vian Ruma

Selama ini kita lebih cenderung memilih jalan perlawanan paling ringan ini sehingga membuka ruang “peternakan” kasus dan masalah yang tertimbun tanpa henti.

Pemimpin mesti mengurai berbagai masalah di Lembata ini dan mencari solusinya. Hanya kita ingatkan agar mewaspadai gerakan gerombolan maling yang memilik daya rusak tensi tinggi. Membangun Lembata tanpa maling? Lembata bisa!

Penulis, Jurnalis, Pendiri Oring Literasi Lembata

Berita Terkait

Pembangunan Waduk Lambo Tersandung Ulah Mafia (Catatan Kritis untuk Propam Polda NTT)
Mewaspadai Terjangan Mafia Nagekeo
Jangan Lagi Mengkriminalisasi Jurnalis
Jangan Biarkan Nagekeo Jatuh ke Tangan Mafia
Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo)
Polemik, Kronologi 14 Bidang Tanah dan Terempasnya Dus Wedo
Mempertanyakan Posisi Moral Pater Mill (Catatan Sekenanya Saja untuk Tulisan di Media Luar Jangkauan)
Rakyat Nagekeo Harus Tolak Bungkam (Dukungan untuk Suku Redu, Isa dan Gaja)
Berita ini 535 kali dibaca
Redaksi: Ikuti terus "ORING" setiap Senin dan Kamis dalam sepekan. Hanya di Florespos.net

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 18:05 WITA

Pembangunan Waduk Lambo Tersandung Ulah Mafia (Catatan Kritis untuk Propam Polda NTT)

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:23 WITA

Mewaspadai Terjangan Mafia Nagekeo

Senin, 27 Oktober 2025 - 12:55 WITA

Jangan Lagi Mengkriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:18 WITA

Jangan Biarkan Nagekeo Jatuh ke Tangan Mafia

Senin, 20 Oktober 2025 - 09:55 WITA

Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo)

Berita Terbaru

Maria Lidia Ene

Opini

Merawat Kesehatan Mental Melalui Konseling Individu

Rabu, 22 Apr 2026 - 20:28 WITA

Pengukuhan Forum Anak Daerah Kabupaten Ngada periode 2026–2027, Rabu (22/4/2026).

Nusa Bunga

Forum Anak Daerah Dukung Ngada Menjadi Kabupaten Layak Anak

Rabu, 22 Apr 2026 - 14:13 WITA