ENDE, FLORESPOS.net-Industri tahu tempe milik Krakatau di Kelurahan Lokoboko, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende kembali dikeluhkan warga yang bermukim di bantaran kali Wolowona.
Pasalnya aktivitas dari industri pengolahan tahu tempe tersebut diduga membuang limbah ke kali Wolowona yang berdampak pada pencemaran air kali dan menimbulkan bau yang menyengat.
Kondisi ini sudah meresahkan warga yang bermukim di sekitar kali. Warga meminta agar pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turun ke lokasi melihat langsung kondisi lapangan dan mengambil langkah tegas.
Keluhan itu datang dari warga Kelurahan Rewawangga Selatan, Kecamatan Ende Timur.
Warga yang bermukim di bantaran kali mengeluhkan adanya pencemaran air yang diduga buangan dari limbah industri tahu tempe milik Krakatau.
Limbah cair yang di duga dihasilkan dari aktivitas usaha tersebut disebut di buang langsung ke kali melalui saluran pembuangan.
“Baunya menyengat sekali apalagi kalau malam hari saat musim panas begini,” ungkap Agus Rianto, Warga Rewarangga Selatan kepada wartawan, Selasa (27/10/2026) sore.
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










