Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko - FloresPos Net - Page 2

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus mengatakan warga yakin limbah dan bau menyengatkan itu berasal dari industri tahu Krakatau ada pembuangan ke kali.

Menurutnya, pembuangan limbah cair secara langsung ke sungai sangat dirasakan warga yang selama ini memanfaatkan air kali tersebut.

“Selama ini kami rasakan karena kami gunakan air kali. Kami harap pemerintah bisa melihat dan menertibkan aktivitas yang mencemarkan lingkungan dan merugikan orang lain,” desak Agus.

Baca Juga :  LingLing Pilih Bekerja Ketimbang Kuliah Demi Wujudkan Mimpi Jadi Pengusaha

Masalah tersebut telah dikeluhkan warga beberapa tahun lalu pada masa kepemimpinan Bupati Ende, Djafar Achmad.

Saat itu warga sudah melaporkan kejadian itu kepada pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ende hingga menghadap langsung bupati Ende, Djafar Ahmad.

Baca Juga :  DPD Nasdem Ende Akan Tugaskan 2 Orang Saksi di Setiap TPS

Saat itu pihak Krakatau menyanggupi mengolah limbah tersebut sebelum dibuang ke kali. Namun saat ini faktanya limbah tersebut tidak diolah dan langsung dibuang ke kali.

“Memang waktu itu  ada kesepakatan antara pemerintah, warga dan pemilik Krakatau bahwa tidak boleh buang limbah yang belum diolah”.

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA