Sebanyak 1.567 Mahasiswa Unipa Maumere Jalani PKKMB - FloresPos Net

Sebanyak 1.567 Mahasiswa Unipa Maumere Jalani PKKMB

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 09:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Sebanyak 1.567 mahasiswa baru Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere yang tersebar 21 Program Studi (Prodi) menjalankan kegiatan PKKMB Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Kegiatan PKKMB yang mengusung tema “Berkarakter,Cinta Tanah Air dan Siap Berdampak Bersama Nusa Nipa” ini berlangsung selama 3 hari dengan mengambil tempat di kampus dan di luar kampus.

“Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dan melibatkan juga mahasiswa senior, dosen, pengurus yayasan, rektor, alumni dan pihak eksternal,” terang Wakil Rektor I Unipa Maumere, Hendrikus Pedro, Kamis (14/8/2025).

Pedro menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan mulai dari sistem akademiknya, registrasi keuangannya dan cara pembayarannya.

Juga soal akademiknya terkait apa yang dilakukan di kampus menyangkut 3 hal yakni pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu sebut dia, ada kegiatan kemahasiswaan dan layanan-layanan yang diberikan kepada mahasiswa.
Layani ini diantaranya berupa layanan kesehatan, beasiswa, mendapat pendampingan psikologi dan perlindungan terhadap segala kekerasan yang dialami.

“Ada juga sharing dari alumni kampus Unipa Maumere dan pengenalan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unipa,” paparnya.

Pedro mengatakan, hari pertama Rabu (13/8/2025) setelah pembukaan oleh Rektor Unipa dilanjutkan dengan penyematan tanda atau atribut PKKMB kepada 2 perwakilan Mahasiswa Baru (Maba) oleh rektor.

“Kegiatan selanjutnya diisi dengan materi yang dibawakan oleh Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa serta Visi Unipa “Unipa Sebagai Komunitas Ilmiah Dan Komunitas Kewirausahaan” yang dibawakan oleh rektor,” jelasnya.

Pedro memaparkan, pemateri berikut oleh Bupati Sikka yang berbicara mengenai Generasi Muda Nusa Nipa menuju Maumere Baru yang dilanjutkan dengan Sistem Akademik Unipa oleh Wakil Rektor I.

Baca Juga :  Istri Korban TPPO dan 2 Anaknya Berderai Air Mata, Tuntut Keadilan Atas Meninggal Suaminya di Momen Pelantikan ADPRD Sikka

Ia menyebutkan, materi selanjutnya mengenai Sistem Keuangan,Sarana dan Prasarana Unipa oleh Wakil Rektor II, materi Kemahasiswaan oleh Kepala Biro Akademik serta Kampus Inklusi oleh Ketua Satgas PPKT.

“Hari pertama ditutup dengan materi Pengenalan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Sharing Alumni yang dibawakan oleh BNI Cabang Maumere,” terangnya.

Pedro menerangkan, hari kedua diawali dengan registrasi mahasiswa baru yang dilanjutkan dengan kerja bhakti di area kampus dan Jalan Kesehatan Maumere di dekat lokasi kampus.

Lanjutnya, kegiatan berikutnya yakni materi “Garuda muda UNIPA, membentuk jiwa patriotic mahasiswa baru” yang dibawakan oleh Kasdim 1603 Sikka.

Sesudahnya, peserta diarahkan menuju ke fakultas masing-masing untuk latihan jiwa korsa dan yel-yel patriotic, pengenalan kampus dan penutupan PPKMB di fakultas masing-masing.

“Hari kedua fokus pada bela negara dan disampaikan oleh Dandim atau Kasdim Kodim 1603 Sikka,” paparnya.

Pedro mengatakan, tentara juga sudah mendampingi untuk melatih yel-yel, sikap hormat dasar supaya mahasiswa tahu dasar-dasar baris berbaris dan dipadukan juga kegiatan cinta lingkungan dengan pembersihan lingkungan.

Setelah itu mahasiswa ke fakultas dan program studi masing-masing dan di hari terakhir Jumat (15/8/2025) ada kegiatan kerohanian berdasarkan agama dan kepercayaan masing-masing lalu dilakukan acara penutupan di kampus.

“Setiap fakultas akan menampilkan yel-yel mereka dan akan dinilai mana yang paling keren dan akan mendapatkan penghargaan,” ucapnya.

Baca Juga :  Bawaslu Sikka Lakukan Evaluasi Penguatan Kelembagaan dan Uji Petik Data Pemilih

Pedro menegaskan, intinya ada kegiatan bela negara,pengenalan kampus dan oleh Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT).

Ia menerangkan, bila mahasiswa mendapatkan kekerasan harus melaporkan kemana dan prosesnya seperti apa dan dibawakan oleh dirinya selaku ketua Satgas PPKT Unipa.

“Tahun lalu 1.545 mahasiswa dan tahun ini jumlahnya 1.567 mahasiswa jadi ada peningkatan sebanyak 22 mahasiswa. Namun jumlahnya bisa bertambah lagi karena kami masih membuka pendaftaran sampai bulan September tahun 2025,” tuturnya.

Pedro menjelaskan, bagi mahasiswa yang tahun ini mendaftar dan belum mengikuti PKKMB akan mengikutinya di tahun 2026 mendatang.

Lanjutnya, perkuliahan akan dimulai untuk mahasiswa baru paling lama di bulan September 2025 mendatang dimana setelah PKKMB dosen-dosen pembimbing akademik mendampingi mahasiswa untuk mengambil Kartu Rencana Studi (KRS).

Hal ini dilakukan untuk mengetahui berapa Satuan Kredit Semester (SKS) yang akan diambil lalu dilakukan pembayaran sesuai jumlah SKS yang diambil.

“Paling banyak mahasiswa baru tahun ini ada di Fakultas Pendidikan khususnya di Prodi PGSD sebanyak hampir 400 mahasiswa. Yang paling sedikit mahasiswa baru di Prodi Pengolahan Hasil Pertanian karena merupakan prodi baru,” paparnya.

Pedro menyebutkan, tren nasional saat ini Fakultas Pertanian di kampus-kampus jumlah mahasiswanya menurun.

Ia katakan, mudah-mudahan program pemerintah yang fokus pada pangan membuat jumlah mahasiswa baru di Fakultas Pertanian mengalami peningkatan di tahun berikutnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

29 Tim Berlaga di Turnamen Sepak Bola Mini Watutura II U-12
SMPK Tri Bhakti Reo Masuk 10 Besar TKA 2026 Manggarai, Dua Siswa Raih 90.00 Bahasa Indonesia
Berawal Dari SPK Lela, Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere Hadir dengan Tiga Program Studi Unggulan
Lulusan Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere Langsung Diterima Bekerja Hingga ke Luar Negeri
Kondisi Infrastruktur di Riung Barat Masih Jauh dari Layak–Jalan Wangka-Marunggela Rusak Parah
HUT 25 Tahun, STIPAS KAK Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
90 Petani Flores Timur Bertolak ke Soe–Pergi Belajar Praktek Baik Pengembangan Holtikultura
Nando Watu Sebut Pemdes Niowula Abaikan Mekanisme, Desak Cari Lahan Lain untuk KDMP
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:51 WITA

29 Tim Berlaga di Turnamen Sepak Bola Mini Watutura II U-12

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:01 WITA

SMPK Tri Bhakti Reo Masuk 10 Besar TKA 2026 Manggarai, Dua Siswa Raih 90.00 Bahasa Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:13 WITA

Berawal Dari SPK Lela, Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere Hadir dengan Tiga Program Studi Unggulan

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:01 WITA

Lulusan Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere Langsung Diterima Bekerja Hingga ke Luar Negeri

Senin, 8 Juni 2026 - 20:37 WITA

HUT 25 Tahun, STIPAS KAK Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

29 Tim Berlaga di Turnamen Sepak Bola Mini Watutura II U-12

Selasa, 9 Jun 2026 - 12:51 WITA