Saat Ditegur Bupati, Kepala Sekolah di Sikka Jatuh Pingsan dan Bibirnya Robek - FloresPos Net

Saat Ditegur Bupati, Kepala Sekolah di Sikka Jatuh Pingsan dan Bibirnya Robek

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Seorang guru bernama Avelinus Nong yang juga Wakil Kepala Sekolah SDN Gamar di Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka jatuh pingsan di depan peserta pertemuan usai diminta berdiri di depan oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago.

Peristiwa tersebut terjadi saat rapat antara para kepala sekolah dari 7 kecamatan dengan Bupati Sikka di aula Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Kamis (15/1/2026).

Seperti disampaikan nttpost.com Avelinus sebelumnya saat dialog sempat menyampaikan keresahan pihak sekolah terkait pengukuran lahan sekolah untuk pembangunan Koperasi Merah Putih.

Ia kuatir pembangunan tersebut berdampak pada penggusuran rumah dinas para guru dan fasilitas milik sekolah lainnya dan dirinya mengaku ingin memberikan informasi akurat terkait kondisi di lapangan.

“Saya hanya meminta solusi dari Bapak Bupati karena di lokasi yang diukur tersebut ada teman guru yang tinggal dan dijadikan mes guru, “ tuturnya saat ditemui nttpost di kediamannya di Pelibaler, Kecamatan Doreng, Jumat, (16/1/2026).

Tak lama berselang, Avelinus pun dipanggil ke depan aula karena terlihat merokok bersama rekan guru lainnya di dalam ruangan saat pertemuan sedang berlangsung.

“Bapak Bupati bukannya menjawab dan memberikan solusi, malah menangkap saya waktu itu karena saya merokok bersama teman-teman yang lain. Saya akui saya merokok, tapi tidak sengaja dan bukan bermaksud tidak menghargai,” ujar Avelinus

Avelinus mengatakan, ia dipanggil ke depan forum dan ia menilai kata-kata yang dilontarkan oleh Bupati Sikka sangat tidak layak bagi seorang pendidik maupun sebagai manusia.

“Beliau mengatakan etika saya bejat dan tidak pantas jadi Plt kepala sekolah, beliau juga menyebut saya pantas dicegat di jalan dan masih banyak lagi kata-kata hinaan yang saya terima,” tuturnya.

Avelinus menyebutkan dirinya dihina habis-habisan mulai dari tempat duduk hingga sampai di depan forum sehingga membuatnya mentalnya tertekan dan merasa malu.

Baca Juga :  Resmikan SMPN Henga, Bupati Sikka Tegaskan Gedung Baru, Semangat Baru untuk Pendidikan

Kondisi ini yang menyebabkan dirinya ambruk dan jatuh ke lantai hingga tak sadarkan diri dan bibirnya mengalami luka sehingga harus mendapat perawatan medis di RS TC Hillers Maumere dan mendapat 5 jahitan.

“Bahkan saat saya mulai sadar sedikit setelah pingsan, Bupati hanya berteriak menyuruh saya bangun untuk berobat karena kegiatan masih lanjut, tanpa ada niat menolong,” ungkapnya.

Klarifikasi Dinas Kominfo

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sikka Evensius Edomeko dalam pernyataannya kepada awak media menyebutkan pihaknya telah meminta keterangan dari pak guru tersebut termasuk dari Bupati Sikka.

Kata Even, pihaknya juga meminta keterangan dari para pejabat yang mendampingi Bupati Sikka,beberapa Kepala Sekolah Sekolah yang hadir dan juga dari pihak UGD RSUD dr. T.C. Hillers.

Ia menerangkan,guru tersebut bernama Avelinus Nong,S.Pd yang menjabat Wakil Kepala Sekolah SDN Hamar, Kecamatan Doreng dan saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Sekolah dan tinggal di Desa Pelibaler, Kecamatan Doreng.

“Karena jabatannya itu, dia hadir dalam rapat koordinasi antara Bupati Sikka dan para kepada sekolah tingkat SD sesi 1 yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO), Kamis (15/1/2026) jam 10.00 sampai 12.00 Wita,” terangnya.

Even menjelaskan, dalam kesempatan memberikan tanggapan atas usul-saran para peserta rakor, Bupati Sikka menemukan Avelinus sedang merokok sehingga konsentrasi bupati terganggu.

Sebutnya, Bupati Sikka tidak lagi menanggapi usul-saran para kepala sekolah, melainkan menanggapi fakta tentang adanya guru dengan status kepala sekolah merokok di saat pertemuan resmi dengan pimpinan daerah.

Akibatnya Bupati Sikka meminta guru tersebut maju ke depan dan dirinya berdiri di hadapan para kepala sekolah yang hadir dalam pertemuan rapat koordinasi tersebut.

“Misalnya bapak sedang mengajar di depan kelas dan menemukan ada murid bapak yang sedang merokok, apa yang kiranya bapak lakukan,” ucap Bupati Sikka.

Baca Juga :  Sambut Panca Windu, Ribuan Family SMPK Bina Wirawan Maumere Jalan Sehat

Lanjut Bupati Sikka, “Sebagai guru, bapak ini  menjadi  teladan bagi murid-murid. guru itu untuk digugu dan ditiru. Tapi kalau perilaku bapak begini, apakah pantas dan layak diteladani.”

Even menegaskan, tindakan bupati tersebut bukan karena Perda tentang Kawasan Merokok, melainkan karena tugas bupati sebagai Pembina Guru sesuai UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (diubah UU No. 9 Tahun 2015).

Selain itu, karena jabatan guru sebagai teladan perilaku dan standard moralitas  bagi murid-muridnya (Kode Etik Guru Indonesia (Permendikbudristek No. 67/2024).

“Setelah ditegur Bupati sekitar dua menit itu, Pak Avelinus tiba-tiba jatuh ke depan hingga bibirnya membentur ubin. Bibirnya luka.Kata Pak Avelinus ke kami via telepon (16/1/2026 pagi), Pada saat mendengarkan Pak Bupati itu, tiba-tiba saya merasa lemah dan akhirnya jatuh,” ungkapnya.

Even mengatakan, para peserta rakor spontan menolong Pak Avelinus dan dirinya didudukkan di kursi dan langsung sadar serta menyatakan dirinya baik-baik saja.

Sebutnya, beliau tidak sampe pingsan yang lama dan dirinya jatuh sendiri dan bibirnya pecah itu bukan karena ditinju siapapun.

Lanjut Even, menurut sumber lain, Pak Avelinus kecapaian akibat malam sebelumnya ada kerja lembur untuk perpisahan dengan kepala sekolah yang pensiun.

Saat  Pak Guru Avelinus ditolong duduk di kursi dan dikerumuni oleh para kepala sekolah, Bupati Sikka turun dari panggung dan mendekati Pak Avelinus seraya berkata.

“Pak Guru, saya minta maaf e, kalau kata-kata saya tadi menyakitkan bapak. Dan saya juga memaafkan bapak karena perbuatan indisiplin tadi,” kata Bupati sambil minta Pak Avelinus dibawa ke RS TC Hillers untuk diobati.

Pak Avelinus diantar ke RS TC Hillers oleh Koordinator Pengawas Pak Arnold Bara dan di rumah sakit dirinya mendapatkan perawatan dengan 5 jahitan di bibir atas. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas
Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic
Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli
Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan
Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat
Alasan Penahanan Tak Jelas, Pemilik Sapi Ajak Pol PP Bertemu Bupati Ende
Serap Aspirasi, Kapolres Ende Kunjungan Kerja di Polsek Maurole
Karantina Sesalkan Penahanan Sapi oleh Pol. PP Ende
Berita ini 202 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WITA

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:03 WITA

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:35 WITA

Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:43 WITA

Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA