MAUMERE, FLORESPOS.net-Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Lela di Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan sebuah sekolah keperawatan yang sudah terkenal dengan kualitas yang mumpuni.
Lembaga pendidikan kesehatan ini merupakan pengembangan dari Sekolah Juru Rawat yang didirikan pada 1 Juli 1952 dan tahun tahun 1954 di rubah menjadi Sekolah Pembantu Perawat Penolong Bersalin.
Setelah melewati berbagai proses, sekolah ini pun akhirnya disetujui oleh Kementrian Kesehatan RI lewat ijin Operasional Penyelenggaraan Akademi Keperawatan St. Elisabeth Lela di tahun 2008.
“Tahun 2021 baru kita diskusikan untuk didirikan Stikes. Tapi baru terpenuhi atau terjawab tahun 2023 sehingga baru tahun ketiga. Tahun 2023 akreditasi Program Studi (Prodi) D3 Keperawatan mendapat hasil baik sekali,” sebut Romo Gabriel Mane, Wakil Ketua 2 Bidang Non Akademik, Stikes Santa Elisabeth Lela Keuskupan Maumere, Jumat (5/6/2026).
Romo Gabby sapaan karibnya memaparkan perjuangan panjang dan kerja keras hingga pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Santa Elisabeth Lela Keuskupan Maumere hingga pemindahan kampus dari Desa Lela, Kecamatan Lela ke Kota Maumere.
Dirinya mengatakan, lokasi kampus yang berada jauh dari kota Maumere sering membuat calon mahasiswa banyak yang berpikir untuk berkuliah di kampusnya sehingga rentang 2017-2019 terjadi penurunan jumlah mahasiswa.
Selain itu pihaknya pun terkendala infrastruktur dan akses internet sehingga tahun 2020 pihak Yayasan Santu Lukas dan pihak kampus memutuskan memindahkan ke kampus ke Kota Maumere di belakang SMA John Paul II.
“Makanya ini baru masuk tahun ketiga dengan 3 program studi. Yang lama itu Akper D3 sementara progam studi baru itu S1 Fisioterapi dan S1 Informatika Medis. Kita kurang lebih, sampai sekarang jumlah mahasiswa mencapai 600 lebih,” paparnya.
Romo Gabby menerangkan, meski yang paling banyak mahasiswa masih tetap di D3 Keperawatan namun S1 Fisioterapi barusa dilakukan akreditas dengan hasil unggul sementara S1 Informatika Medis sedang proses akreditasi.
Hasil akreditas unggul untuk program studi S1 Fisioterapi dipengaruhi oleh laboratorium di kampus ini yang tergolong bagus dan sangat lengkap sementara D3 Keperawatan hasil akreditasi sangat baik masih bertahan.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










