LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud)) Flores Timur siap menggelar Festival Bale Nagi (FBN) mulai tanggal 30 Juli hingga 1 Agustus 2026. Festival tahun ini menyuguhkan aneka kegiatan dan acara menarik.
“Festival tahun ini tidak hanya menampilkan pertunjukan budaya, tetapi juga menghadirkan ruang kreativitas, kesempatan kerja, promosi produk lokal, dan hiburan yang menyasar seluruh lapisan masyarakat,” kata Kepala Dinas Parbud, Heronimus Lamawuran kepada Florespos.net, Rabu (29/7/2026).
Heri Lamawuran menjelaskan, FBN tahun 2026 ini mengusung tema “Milenial Keru Baki: Torang Semua Basodara”. FBN tahun ini bertujuan memperkuat identitas budaya Flores Timur sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Festival ini menjadi ruang bagi pelaku seni, budaya, UMKM, komunitas kreatif, dan generasi muda untuk berkolaborasi menampilkan potensi terbaik daerah. Menurut Heri Lamawuran, yang menjadi pembeda tahun ini, FBN tidak diselenggarakan usai Semana Santa seperti biasanya.
Selain itu, tahun 2026 ini pun, anggaran khusus FBN tidak dipangkukan dalam APBD. Penyelenggaraan kali ini murni karena adanya spirit insan pariwisata yang cinta akan warisan tradisi leluhur yang dikolaborasikan dengan inovasi dan kreatifitas.
“Semangat kolaborasi ini lebih luas dinyatakan melalui tema ‘Milenial Keru-Baki: Torang Semua Basudara’. Festival tidak hanya menampilkan pertunjukan budaya, tetapi juga menghadirkan ruang kreativitas, kesempatan kerja, promosi produk lokal, dan hiburan yang menyasar seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Heri Lamawuran bilang, masyarakat menjadi prioritas utama. Komunitas-komunitas ekonomi kreatif dan vendor-vendor lokal berkolaborasi mendukung mulai dari penataan venue festival hingga penyelenggaraan beberapa mata kegiatan.
“Pegiat Ekonomi Kreatif dan UMKM diberi ruang untuk memasarkan produknya, komunitas seni budaya maupun lembaga-lembaga pendidikan menjadi pengisi utama pertunjukan. Para konten kreator dilibatkan sebagai relawan,” katanya.
Aneka Kegiatan FBN 2026
Lebih lanjut Heri Lamawuran mengatakan, FBN 2026 dengan venue utama di Taman Kota Felix Fernandez Larantuka menghadirkan berbagai kegiatan menarik.
Ia menyebut kegiatan dimaksud, yakni pameran ekonomi kreatif (Ekraf) dan UMKM, Fam Trip ASITA, Job Fair II NTT, Fashion Street, upacara adat Ritus Api, Live Music Performance, pergelaran seni (Musik/Tari/Teater), lomba melukis dan lomba mewarnai bertema budaya.
Selain itu, sebut dia, ada atraksi Peniti Jagung dan Penenun, Bale Nagi Color Run 2026, launching Fantastic East Flores Award (FEFA) untuk kategori destinasi, paket wisata, konten kreator, pegiat ekraf.
“Ada banyak kegiatan, termasuk pameran ekonomi kreatif, UMKM dan job fair. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan bagi masyarakat maupun wisatawan,” kata Heri Lamawuran.
Heri Lamawuran mengatakan, Pemerintah Kabupaten Flores Timur telah melakukan koordinasi lintas sektor bersama TNI, Polri, OPD terkait, tenaga kesehatan, petugas kebersihan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Kami memastikan kesiapan lokasi kegiatan, pengaturan lalu lintas, keamanan pengunjung, fasilitas pendukung, serta kebersihan area festival agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, nyaman, tertib, dan sukses.”
Heri Lamawuran mengajak seluruh masyarakat Flores Timur untuk bisa hadir menyaksikan dan menikmati semua yang disajikan panitia selama FBN berlangsung.
“Festival Bale Nagi adalah kebanggaan kita bersama. Mari kita menjadi tuan rumah yang ramah, menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban, serta menunjukkan keramahan khas Flores Timur kepada setiap tamu yang datang,” katanya.
“Mari kita jadikan Festival Bale Nagi 2026 sebagai momentum memperkuat persaudaraan, melestarikan budaya, dan menggerakkan perekonomian daerah. Dengan semangat Milenial Keru-Baki: Torang Semua Basudara, kita tunjukkan bahwa Flores Timur adalah daerah yang kaya budaya, penuh kreativitas, dan siap menyambut dunia,” pungkas Heri Lamawuran.
Pantauan Florespos.net, Rabu (29/7/2026), areal dan jalan sepanjang Taman Kota Felix Fernandez Larantuka, sejak pagi ditutup. Panggung venue utama, tenda ekonomi kreatif, UMKM, stand Job Fair telah berdiri. FBN tahun 2026, siap digelar Kamis, 30 Juli hingga Sabtu 1 Agustus.*
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Wall Abulat









