Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’ - FloresPos Net - Page 2

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua, ancaman terhadap ‘Dialog Kehidupan’ dan ‘Dialog Aksi’. Merujuk pada kerangka dialog antaragama (seperti yang digagas Leonard Swidler atau dokumen Dewan Kepausan untuk Dialog Antar Umat Beragama), dialog tidak hanya terjadi di atas meja teologis yang formal.

Gedung MH Thamrin selama ini adalah inkubator raksasa bagi ‘dialog kehidupan’, berbagi suka duka di kantin, berinteraksi di ruang parkir, hingga menyapa di lorong kantor, serta ‘dialog aksi’ melalui kolaborasi program lintas direktorat. Jika kantor dipisah dan terfragmentasi, interaksi lintas iman di internal birokrasi berisiko merosot dari yang bersifat organik (alami dan sehari-hari) menjadi sekadar formalitas rapat gabungan yang kaku dan insidental.

Baca Juga :  Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo

Ketiga, Ujian Jasmerah: Mencegah institusi menjadi “Kantor Satu Agama”. Kritik tajam dalam tulisan asli bahwa gedung pemersatu ini jangan sampai berubah fungsi menjadi “hanya gedung pelayanan haji” adalah alarm sosiologis yang vital.

Dalam sosiologi agama, terdapat kecenderungan alami institusi keagamaan negara untuk secara tidak sadar terdominasi oleh agama mayoritas, baik dari segi alokasi anggaran, sumber daya manusia, maupun kebijakan.

Mempertahankan enam agama dalam satu kompleks adalah cara negara meneguhkan posisinya sebagai ‘common home’ (rumah bersama). “Jasmerah” (Jaga Sejarah Merah Putih) dalam konteks ini berarti mengingat kembali raison d’être (alasan keberadaan) Kementerian Agama: merangkul semua, bukan melayani satu kelompok saja.

Baca Juga :  Komunikasi Politik Dalam Membentuk Opini Publik

Keempat, Paradoks “Tungku” yang Dipaksa Menyala. Rencana pemisahan ini merupakan sebuah langkah mundur. Narasi “Rumah berganti, tungku tetap menyala” terdengar sangat puitis dan menenangkan. Namun, dalam realitas sosiologis dan studi antariman, frasa ini berisiko tinggi menjadi sekadar slogan penghibur yang menipu.

Dari perspektif dialog antaragama, “tungku” kerukunan tidak menyala dengan sendirinya; ia membutuhkan “perapian” (hearth) berupa ruang fisik yang memfasilitasi perjumpaan. Memisahkan gedung berarti membongkar perapian yang telah terbukti efektif, lalu secara paradoks menuntut apinya tetap menyala. Ini adalah sebuah kontradiksi institusional.

Berita Terkait

Amatus Ergo Sum (Saya Dikasihi Maka Saya Ada)
Kisah Ama Rian, dari Sabu Merantau ke Ende, Jualan Bawang dan Raih Sarjana di STPM
Jempolmu, Ikrarmu: Sumpah Pemuda di Era Hoaks dan AI
Mahasiswa Hingga Dosen Majukan Ekonomi Manggarai–Prestasi Gemilang STIE Karya Ruteng
Sarjana Berdampak Berkarya untuk Bangsa: Membangun Ekonomi Menumbuhkan Harapan
Rosario di Ritapiret: Menguji Kesalehan dari Cara Kita Memperlakukan Sesama
Melangkah dengan llmu, Berkarya untuk Agromaritim Berkelanjutan: FTP3 Universitas Nusa Nipa Lepas Lulusan
Napak Tilas 37 Tahun Sri Paus John Paul II ke Flores: Seminari Tinggi Ritapiret Jadi Vatikan Semalam, Gelora Samador Maumere Locus Urbi et Orbi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:38 WITA

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:48 WITA

Amatus Ergo Sum (Saya Dikasihi Maka Saya Ada)

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:47 WITA

Kisah Ama Rian, dari Sabu Merantau ke Ende, Jualan Bawang dan Raih Sarjana di STPM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:51 WITA

Jempolmu, Ikrarmu: Sumpah Pemuda di Era Hoaks dan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:49 WITA

Mahasiswa Hingga Dosen Majukan Ekonomi Manggarai–Prestasi Gemilang STIE Karya Ruteng

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA