Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia - FloresPos Net - Page 5

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertama, Literasi Digital dan Etika Teknologi: Kemampuan mengoperasikan teknologi canggih (AI, IoT, Big Data) yang dibarengi dengan pemahaman etis mengenai dampak sosial dan moral dari teknologi tersebut.

Kedua, Berpikir Kritis dan Kreatif: Kemampuan memecahkan masalah kompleks dengan pendekatan multidisiplin, di mana iman menjadi kompas dalam pengambilan keputusan.

Ketiga, Kecerdasan Emosional dan Spiritual: Kemampuan untuk berempati dan membangun relasi yang otentik di dunia yang semakin terdigitalisasi, sesuai dengan semangat kasih Kristiani.

Baca Juga :  Berjaga Agar Selalu Terhubung dengan Tuhan

Keempat, Adaptabilitas dan Resiliensi: Kesiapan untuk terus belajar (long-life learning) dalam menghadapi perubahan pasar kerja yang sangat dinamis.

Fondasi Iman Kuat

Kakan Kemenag pada kesempatan ini menggarisbawahi bahwa STIPAS Santo Sirilus Ruteng tentu telah membekali para lulusannya termasuk para calon wisudawan ini dengan fondasi iman yang kuat, yang menjadi kompas dalam menavigasi arus perubahan yang sangat cepat di era 5.0 ini.

Baca Juga :  Merajut Dialog Lintas Iman di Bumi Congka Sae: Suara Damai dari Paroki Kumba untuk Indonesia yang Majemuk

Menurut Kakan Kemenag pendidikan yang berdampak di era 5.0 adalah pendidikan yang lulusannya tidak hanya menjadi penonton di era digital tapi yang mampu berselancar di tengah dan di atas perubahan itu, mampu menyentuh sisi kemanusiaan, memberikan solusi atas persoalan sosial, dan membawa harapan di tengah ketidakpastian ini.

Bahwa adanya setumpuk tantangan yang dihadapi, bukanlah ancaman yang harus ditakuti, melainkan tanda-tanda zaman yang harus dibaca secara terus-menerus.

Penulis : Wall Abulat

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA