Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia - FloresPos Net - Page 3

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keempat, penelitian harus berorientasi pada dampak yang dapat dinilai.Penelitian yang berkualitas tidak hanya menghasilkan dokumen atau publikasi. Penelitian juga perlu menghasilkan pengetahuan yang dapat digunakan, rekomendasi yang relevan, dan kemungkinan perubahan yang dapat dievaluasi.

Dalam konteks sosial-pastoral, STIPAS memiliki peluang untuk mengembangkan riset yang mendukung pendidikan, kehidupan keluarga, pembinaan kaum muda, penguatan komunitas, dan berbagai kebutuhan masyarakat lainnya, sesuai dengan mandat dan kapasitas institusi.

Baca Juga :  BRI Ende Serahkan Hadiah Undian Simpedes, Antonius: Saya Terharu

Kelima, kolaborasi harus bergerak dari kesepakatan menuju kerja nyata.Perguruan tinggi tidak dapat bekerja sendirian. Diperlukan kemitraan yang terarah antara kampus, pemerintah, dunia usaha atau industri, Gereja, sekolah, komunitas masyarakat, dan media.

Karena itu, penguatan kerja sama STIPAS dengan Pusat Pastoral Keuskupan Ruteng menjadi salah satu peluang strategis untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan pastoral dan sosial di lapangan, kata Antonius Mbukut.

Baca Juga :  Bupati Manggarai Hery Nabit Resmikan Kantor Bank NTT di Kajong

Empat Titik Simpul

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta Dr. Rihlah Nur Aulia, M.A dalam materinya berjudul Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0 antara lain menyampaikan empat titik simpul.

Pertama, era 5.0 menggeser pusat pendidikan  dari teknologi  ke manusia dan masalah sosial.

Kedua, secara teoretis, dampak berakar pada  kapabilitas, mode 2 & helix, heutagogi, dan universitas generasi ke-4.

Penulis : Wall Abulat

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA