Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri - FloresPos Net - Page 4

Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di sisi lain, bisnis transportasi barang masih dibebani oleh tingginya biaya tidak terduga, seperti pungutan liar dari oknum aparat penegak hukum (APH) dan preman.

Praktik oknum APH tersebut hanya dapat diberantas melalui perintah dan tindakan tegas langsung dari Presiden.

Pada akhirnya, tingginya biaya tambahan ini menjadi beban berat yang harus ditanggung oleh perusahaan pemilik barang, pemilik angkutan barang, dan para sopir truk.

Baca Juga :  Di Balik Senyum dan Kebersamaan (Catatan Reflektif atas Kisah Kematian Bunuh Diri di NTT)

Tindak lanjut pengawasan dalam mendukung angkutan barang tertib muatan di Kawasan Industri telah dilakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dengan *PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) dan PT Kawasan Berikat Nusantara tentang Penyelenggaraan Fasilitas Penimbangan Kendaraan Bermotor pada Jalan Khusus di Kawasan Industri.

Dan berikutnya akan diikuti dengan Kawasan Industri yang lain sebagai wujud dukungan terhadap

Baca Juga :  Di Penghujung Sebuah Perjalanan (Sebuah Refleksi)

Manfaat

Penerapan fasilitas penimbangan baik melalui sistem statis maupun Weigh-in-Motion (WIM) di setiap kawasan industri merupakan langkah strategis pengendalian dari hulu (first-mile control).

Pendekatan ini tidak hanya berdampak pada aspek kepatuhan teknis, tetapi juga bertindak sebagai katalis dalam mentransformasi tata kelola logistik nasional secara menyeluruh.

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi
Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern
Langit Flores Mengabur: Masa Depan Lingkungan Dipertaruhkan
Tanah yang Menolak Dibungkam
Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik
Menemukan Kembali Harapan Yang Hilang (Menelisik Praktik Judi Online dalam Perspektif Ajaran Sosial Gereja)
Menjaga Ruang Digital Tetap Bernas, Ketika Literasi Mengajak Kita Menebar Kebaikan Bukan Memadamkan Harapan
Antara Panggung Sandiwara, Fenomena Ijazah, dan Filosofi Non Scholae Sed Vitae Discimus
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:42 WITA

Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:01 WITA

Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:33 WITA

Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Langit Flores Mengabur: Masa Depan Lingkungan Dipertaruhkan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Tanah yang Menolak Dibungkam

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:05 WITA