LNBM: Mandiri, Profesional dan Berdampak Bagi Masyarakat - FloresPos Net - Page 2

LNBM: Mandiri, Profesional dan Berdampak Bagi Masyarakat

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua, PROFSIONALITAS: bekerja secara terencana , berbasis data, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Ketiga, KEBERPIHAKAN KEPADA MASYARAKAT: menempatkan masyarakat terutama kelompok rentan sebagai subjek utama pembangunan.

Keempat, KEARIFAN LOKAL: mengembangkan program yang berakar pada budaya, adat, bahasa, dan tradisi lokal.

Kelima, GOTONG ROYONG DAN KOLABORASI: mendorong kerja bersama antara masyarakat, pemerintah, lembaga adat dan mitra pembangunan.

Ketujuh, KONSERVASI DAN KEBERLANJUTAN: menjaga alam, keanekaragaman hayati dan mengembangkan ekonomi yang ramah lingkungan.

Baca Juga :  Konten Kaka Rindu Desa Adobala, Rutin Produksi Kopra Gunakan Pengering Energi Matahari

Kedelapan, PEMBERDAYAAN: meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan kepercayaan diri masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan.

Kedelapan, KESETARAAN DAN INKLUSIVITAS: memberi ruang bagi semua kelompok tanpa membedakan suku, agama, budaya, gender, dan kondisi ekonomi.

Kesembilan, PENDIDIKAN DAN LITERASI: mendorong pendidikan riset, serta literasi budaya, ekonomi dan lingkungan.

Kesepuluh, MARTABAT MANUSIA: menjunjung tinggi kemanusiaan, persaudaraan dan pembangunan masyarakat yang bermartabat.

Baca Juga :  Manfaatkan Waktu Luang dan Salurkan Hobi, Beny Raup Cuan dari Bisnis Bunga

Dengan melihat visi, misi dan 10 nilai utama di atas maka jelas terlihat maka keberadaan LNBM dan misi pengabdiannya menjunjung kemandirian/Mandiri, Profesional dan Berdampak Bagi Masyarakat.

Profil Pendiri LNBM

Kanisius Teobaldus Deki atau yang akrab disapa Bang Nik kelahiran 1 Juli 1976. Bang Nik menempuh menengah di SMP Stanislaus Borong dan SMA Pancasila Borong.

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Gempa, Ketakutan, dan Misteri Sebuah Kepergian
Cinta yang Mencapai Tujuan dengan Cara yang Berbeda
Menyalakan Harapan dari Gereja KAE
‘Berlutut’ di Antara Duka
Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo
Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa
Konten Kaka Rindu Desa Adobala, Rutin Produksi Kopra Gunakan Pengering Energi Matahari
Kelompok Wolosina Watoboki Berdikari di Bidang Ekonomi Berkat Pengolahan Kelapa dan Usaha Simpan Pinjam
Berita ini 243 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:33 WITA

Gempa, Ketakutan, dan Misteri Sebuah Kepergian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:43 WITA

Cinta yang Mencapai Tujuan dengan Cara yang Berbeda

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:07 WITA

Menyalakan Harapan dari Gereja KAE

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:54 WITA

‘Berlutut’ di Antara Duka

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:03 WITA

Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Korban Jiwa Gempa Flores Capai 100 Orang, 180 Ribu Orang Mengungsi

Senin, 24 Agu 2026 - 21:30 WITA