Kedua, PROFSIONALITAS: bekerja secara terencana , berbasis data, transparan, dan berorientasi pada hasil.
Ketiga, KEBERPIHAKAN KEPADA MASYARAKAT: menempatkan masyarakat terutama kelompok rentan sebagai subjek utama pembangunan.
Keempat, KEARIFAN LOKAL: mengembangkan program yang berakar pada budaya, adat, bahasa, dan tradisi lokal.
Kelima, GOTONG ROYONG DAN KOLABORASI: mendorong kerja bersama antara masyarakat, pemerintah, lembaga adat dan mitra pembangunan.
Ketujuh, KONSERVASI DAN KEBERLANJUTAN: menjaga alam, keanekaragaman hayati dan mengembangkan ekonomi yang ramah lingkungan.
Kedelapan, PEMBERDAYAAN: meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan kepercayaan diri masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan.
Kedelapan, KESETARAAN DAN INKLUSIVITAS: memberi ruang bagi semua kelompok tanpa membedakan suku, agama, budaya, gender, dan kondisi ekonomi.
Kesembilan, PENDIDIKAN DAN LITERASI: mendorong pendidikan riset, serta literasi budaya, ekonomi dan lingkungan.
Kesepuluh, MARTABAT MANUSIA: menjunjung tinggi kemanusiaan, persaudaraan dan pembangunan masyarakat yang bermartabat.
Dengan melihat visi, misi dan 10 nilai utama di atas maka jelas terlihat maka keberadaan LNBM dan misi pengabdiannya menjunjung kemandirian/Mandiri, Profesional dan Berdampak Bagi Masyarakat.
Profil Pendiri LNBM
Kanisius Teobaldus Deki atau yang akrab disapa Bang Nik kelahiran 1 Juli 1976. Bang Nik menempuh menengah di SMP Stanislaus Borong dan SMA Pancasila Borong.
Editor : Wentho Eliando










