Sementara warga lokal tidak merasakan dampak langsung dari infrastruktur jalan dan halte yang sudah dibangun oleh Kementerian PUPR untuk mobilitas harian mereka, seperti pergi bekerja atau sekolah. Pembenahan transportasi umum yang inklusif akan memecahkan masalah dua arah ini.
Ketiga, momentum menyambut PON 2028. Sebagai salah satu etalase utama di NTT, Labuan Bajo dipastikan akan menghadapi lonjakan pergerakan manusia dalam skala besar, mulai dari atlet, ofisial, hingga suporter dan jurnalis.
Tanpa sistem transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan memiliki kapasitas memadai, kelancaran mobilitas selama ajang olahraga terbesar nasional ini berpotensi lumpuh.
Keempat, mengadopsi standar kota modern melalui skema pembelian layanan. Banyak kota di Indonesia telah sukses mentransformasi wajah transportasinya melalui skema pembelian layanan (buy the service).
Pemerintah membeli layanan yang disediakan operator transportasi umum untuk menjamin angkutan yang aman, tepat waktu, dan nyaman.
Labuan Bajo sebagai destinasi berlabel “superpremium” sudah sepatutnya mengadopsi sistem serupa demi menghapus kesan bahwa daerah ini hanya mahal di akomodasi, namun tertinggal dalam layanan publik dasar.
Menolak jadi potret kelam pariwisata nasional
Kemewahan sebuah destinasi wisata tidak diukur dari megahnya hotel berbintang atau mahalnya tiket masuk, melainkan dari rasa aman yang dirasakan oleh setiap orang di dalamnya.
Membenahi sistem keselamatan dan mengintegrasikan transportasi publik bukan lagi sekadar pilihan, melainkan syarat mutlak jika Labuan Bajo tidak ingin kehilangan pesonanya dan berubah menjadi potret kelam pariwisata nasional.
Momentum PON 2028 harus menjadi titik balik bagi Provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya Labuan Bajo, untuk membuktikan bahwa pembangunan fisik mampu berjalan selaras dengan peningkatan layanan publik.
Pembenahan transportasi umum di Labuan Bajo bukan lagi sekadar fasilitas tambahan untuk mempercantik kota, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk menyelamatkan reputasi pariwisata nasional, menjamin keselamatan nyawa manusia, dan menyambut agenda besar di masa depan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










