Festival Lamaholot, Identitas dan Kohesi Sosial - FloresPos Net - Page 2

Festival Lamaholot, Identitas dan Kohesi Sosial

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 07:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurutnya, interaksi sosial yang berulang dalam ruang publik menciptakan struktur sosial yang stabil. Festival budaya seperti Lamaholot menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat membangun struktur sosial melalui partisipasi aktif dan simbol-simbol budaya.

Di titik ini, kita boleh mengatakan bahwa festival Lamaholot menjadi bagian dari proses sosial yang memperkuat solidaritas, membentuk identitas, dan menjaga harmoni dalam masyarakat yang beragam.

Festival ini juga menjadi ‘arena reproduksi nilai’. Generasi muda melihat, belajar, dan mengalami langsung budaya lokal. Proses ini penting untuk menjaga kesinambungan identitas. Tanpa ruang seperti ini, budaya lokal bisa terpinggirkan oleh arus global.

Sampai di titik ini, dapatlah dikatakan bahwa karnaval budaya menjadi sebuah momen estetika sebagai bentuk dari ‘komunikasi sosial’. Masyarakat menyampaikan pesan tentang kebanggaan, keberagaman, dan harapan. Dalam konteks Lembata, ini menjadi cara untuk memperkuat posisi budaya Lamaholot di tengah perubahan zaman.

Baca Juga :  Buku, Pemahaman dan Tindakan Destruktif

Pemerintah dan masyarakat perlu melihat festival ini sebagai investasi sosial. Dukungan terhadap kegiatan budaya berarti mendukung integrasi sosial. Ketika budaya lokal dihargai, masyarakat merasa diakui. Pengakuan ini penting untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah dan bangsa.

Sosiolog Pierre Bourdieu menyatakan bahwa pengakuan sosial adalah bentuk modal simbolik yang memperkuat posisi individu atau kelompok dalam struktur masyarakat.

Ketika budaya lokal ditampilkan dan dihargai secara publik, masyarakat pemilik budaya tersebut memperoleh legitimasi sosial. Legitimasi ini memperkuat identitas dan memperkuat partisipasi dalam kehidupan bersama.

Dukungan terhadap festival budaya tidak berhenti pada upaya pelestarian tradisi. Ia adalah strategi sosial untuk membangun masyarakat yang inklusif, berdaya, dan memiliki ikatan kuat terhadap tanah dan sejarahnya. Festival budaya juga mencerminkan dinamika sosial yang hidup, di mana masyarakat menegaskan identitas dan memperkuat solidaritas.

Baca Juga :  Rabies dan Kebakaran Rumah

Dalam konteks kohesi sosial, budaya berperan sebagai pengikat yang menyatukan individu dalam kesadaran kolektif. Ia menjadi ruang bersama yang memungkinkan masyarakat saling mengenali, menghargai, dan merawat nilai-nilai yang membentuk kehidupan bersama.

Dalam dunia yang terus berubah, kekuatan budaya sebagai pemersatu sosial perlu dijaga dan diperkuat. Hemat saya, inilah misi utama dari Festival Lamaholot di Lembata.*

Penulis adalah Staf Pengajar Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende

Berita Terkait

Wajah Gereja Sinodal, Kenotik, dan Inkulturatif di San Juan Lebao Tengah
Menakar Jaminan Keselamatan dan Urgensi Transportasi Publik di Labuan Bajo
Menakar Kapasitas Pemimpin Desa Ditengah Efesiensi Anggaran
Menakar Ilusi 12 Program “Sahabat Sejati”: Ketika Janji Politik Menjadi Komoditas Kedunguan di Rai Belu
Generasi Emas yang Cemas (Krisis Sunyi di Balik Mimpi 2045)
Tahun Baru Islam Momentum Perbaikan diri Masyarakat
Panggung Global dan Pergeseran Kekuasaan (Catatan Singkat Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026)
Tiktok Bukan Dokter: Bahaya Self dari Media Sosial
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:29 WITA

Menakar Jaminan Keselamatan dan Urgensi Transportasi Publik di Labuan Bajo

Senin, 22 Juni 2026 - 21:12 WITA

Menakar Kapasitas Pemimpin Desa Ditengah Efesiensi Anggaran

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:31 WITA

Menakar Ilusi 12 Program “Sahabat Sejati”: Ketika Janji Politik Menjadi Komoditas Kedunguan di Rai Belu

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:14 WITA

Generasi Emas yang Cemas (Krisis Sunyi di Balik Mimpi 2045)

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:55 WITA

Tahun Baru Islam Momentum Perbaikan diri Masyarakat

Berita Terbaru