Nagekeo dalam Cengkeraman Mafia? - FloresPos Net - Page 7

Nagekeo dalam Cengkeraman Mafia?

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 12:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Steph Tupeng Witin

Steph Tupeng Witin

Pertama, Prabowo: Tak Gentar Hadapi Koruptor: Mafia Mana pun Tidak Takut!  Presiden Prabowo mengucapkan komitmen tegasnya itu pada 13 Maret 2025, dalam sambutan peluncuran mekanisme baru untuk penyaluran tunjangan guru ASN.

Dia mengatakan: “Saya tidak akan mundur menghadapi koruptor. Mereka harusnya ngerti saya ini siap mati untuk bangsa dan negara ini. Mafia manapun saya tidak takut.”

Kedua, “Prabowo: Saya Tak Akan Mundur Hadapi Mafia dan Koruptor”. Sikap tegas itu Presiden Prabowo ujarkan pada 2 September 2025, di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, setelah mengunjungi warga dan anggota polisi korban aksi ricuh.

Beberapa poinnya adalah bahwa ia menegaskan akan membela rakyat dan tidak ragu menghadapi mafia dan koruptor.

Pemerintah akan proses aparat penegak hukum yang salah prosedur dalam menangani demonstrasi warga. “Saya akan hadapi mafia-mafia yang sekuat apa pun saya hadapi atas nama rakyat. Saya bertekad memberantas korupsi, sekuat apapun mereka, demi Allah saya tidak akan mundur setapak pun, saya yakin rakyat bersama saya.”

Baca Juga :  Sat Lantas Polres Nagekeo Jaring Puluhan Kendaraan

Komitmen tegas Presiden Prabowo Subianto itu harusnya membangkitkan keberanian dalam diri segenap elemen dan komponen kritis di Kabupaten Nagekeo yang masih memiliki rasa memiliki (sense of belonging) atas kabupaten yang muda dan segar ini.

Publik Nagekeo pasti melihat, mengalami dan merasakan kuatnya cengkeraman kuku para agen mafia yang dideretkan di atas, mungkin masih banyak yang tidak tercatat, yang diduga menjadikan Nagekeo sebagai arena mencari makan dengan nafsu yang buas dan tak terkendali lagi.

Nagekeo itu milik seluruh rakyat, bukan milik bupati dan wakil bupati yang kebetulan saja mendapatkan suara lebih dari para kandidat yang lain dalam Pilkada, yang pada akhirnya ketahuan sangat lemah sehingga tampak tidak berdaya di hadapan fakta mencengangkan: Nagekeo dicengkeram tangan geng mafia.

Baca Juga :  Hermien Kleden dan Jurnalisme “Tutu Koda”

Kita menduga, aparat penegak hukum yang sangat berkepentingan bisnis di Waduk Lambo, misalnya, selalu memakai orang-orang lokal yang sangat dikenal kelakuan jahatnya untuk membuat rusuh agar tercipta ruang untuk lapangan kerja pengamanan dari institusi penegak hukum. Nilainya sangat fantastis.

Mungkin saja para terduga mafia itu adalah barisan tim pemenang yang pada momen Pilkada berjalan keluar masuk desa dan kampung untuk menebar ancaman dan menancapkan hasutan jahat ala mafia lokal. Mafia profesional itu kerjanya rapih, terukur dan tidak terlihat kasat mata.

Berita Terkait

Pembangunan Waduk Lambo Tersandung Ulah Mafia (Catatan Kritis untuk Propam Polda NTT)
Mewaspadai Terjangan Mafia Nagekeo
Jangan Lagi Mengkriminalisasi Jurnalis
Jangan Biarkan Nagekeo Jatuh ke Tangan Mafia
Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo)
Polemik, Kronologi 14 Bidang Tanah dan Terempasnya Dus Wedo
Mempertanyakan Posisi Moral Pater Mill (Catatan Sekenanya Saja untuk Tulisan di Media Luar Jangkauan)
Rakyat Nagekeo Harus Tolak Bungkam (Dukungan untuk Suku Redu, Isa dan Gaja)
Berita ini 7,338 kali dibaca
"ORING" hadir setiap Senin dan Kamis dalam sepekan. Hanya di Florespos.net

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 18:05 WITA

Pembangunan Waduk Lambo Tersandung Ulah Mafia (Catatan Kritis untuk Propam Polda NTT)

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:23 WITA

Mewaspadai Terjangan Mafia Nagekeo

Senin, 27 Oktober 2025 - 12:55 WITA

Jangan Lagi Mengkriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:18 WITA

Jangan Biarkan Nagekeo Jatuh ke Tangan Mafia

Senin, 20 Oktober 2025 - 09:55 WITA

Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo)

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Membaca Kisah Candi Audia

Minggu, 28 Jun 2026 - 07:43 WITA

Opini

Menimbang Etika Politik Pilkades

Jumat, 26 Jun 2026 - 09:16 WITA