MBAY, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada keluarga almarhumah Maria Natalia Ledu Wea dan anaknya, Apollonia Tasso, yang meninggal dunia di RSUD Aeramo pada beberapa pekan lalu.
Hal ini disampaikan Pemda Kabupaten Nagekeo menyusul pertemuan mediasi pada 5 Maret 2026 di ruang Wakil Bupati, yang dihadiri Wakil Bupati, 18 utusan keluarga, Pj. Sekda, Asisten 2, Direktur RSUD Aeramo, Kadis Kesehatan, tim dokter penanganan persalinan, Kesra, dan Humas.
Almarhumah Maria Natalia Lady Wea seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemda Nagekeo. Maria bersama bayinya harus kehilangan nyawa pasca persalinan di rumah sakit milik Pemda Kabupaten Nagekeo.
Atas kejadian ini, keluarga almarhumah sangat kecewa dengan pihak manajemen RSUD Aeramo yang dinilai lamban dalam melakukan tindakan medis.
Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Muga Sada saat apel kekuatan pada Senin (9/3/2026) pagi menjelaskan, dalam pertemuan mediasi tersebut suami dan keluarga almarhumah secara ikhlas bersepakat tidak lagi mempersoalkan penyebab kematian ibu dan anak.
Kata Wabup Gonzalo, Pemda Nagekeo berjanji menyampaikan permohonan maaf secara publik, termasuk di apel bersama pegawai Pemkab Nagekeo dan melalui konferensi pers.
Wabup Gonzalo mengatakan, Pemda menegaskan tim medis RSUD Aeramo telah berupaya maksimal sesuai SOP. Namun Tuhan berkehendak lain. Kejadian ini menjadi pelajaran untuk memperbaiki pelayanan ke depan.
“Atas nama petugas medis, dokter, Direktur RSUD Aeramo, dan Pemerintah Kabupaten Nagekeo, kami menyampaikan turut berbelasungkawa sekaligus permohonan maaf kepada keluarga, teristimewa suami dan anak, apabila ada hal yang mengecewakan selama pelayanan,” ujar Wabup Gonzalo.
Wabup Gonzalo menambahkan, dengan pengumuman pada apel kekuatan Senin (9/3/2026), Pemkab Nagekeo menyatakan segala pemberitaan terkait peristiwa ini harap dihentikan.
Wabup Gonzalo bilang, jika masih ada ASN lingkup Pemkab Nagekeo yang mempublikasikan informasi terkait, segala risiko menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando










