Benahi DPRD, Kunci Perubahan Lembata - FloresPos Net - Page 3

Benahi DPRD, Kunci Perubahan Lembata

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 09:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Steph Tupeng Witin

Steph Tupeng Witin

Konteks

Mari kita lihat Kabupaten Lembata ini. Target pendapatan asli daerah (PAD) pada APBD Murni sebesar Rp48.605.493.176.517. Target PAD ini mengalami penurunan sebesar 23,87 persen atau sebesar Rp11.600.120.029 sehingga pada APBD Perubahan PAD tersisa hanya 37.005.373.488.

Kondisi PAD Kabupaten Lembata yang tidak seberapa pada setiap tahun harusnya diikuti juga dengan menurunnya tunjangan DPRD yang bersumber dari PAD.

Fakta yang terjadi malah DPRD berlomba dan berjuang menaikkan tunjangannya di tengah realitas yang timpang. Orang Lembata bilang, “Mereka kasih naik mereka punya tunjangan.” Pimpinan dan anggota DPRD pasang standar tunjangan ikut suka dengan alasan intinya tunjangan DPRD Lembata tidak boleh melebihi tunjangan DPRD provinsi.

Padahal bunyi kedua ayat dalam pasal 17 di atas sangat jelas: “standar harga setempat yang berlaku.” Anggota dewan mungkin saja tidak tahu “standar harga setempat yang berlaku.” karena tidak pernah belanja kebutuhan hidup di pasar, kios atau toko-toko di seputaran kota dan kampung.

Baca Juga :  Pater Niko “Konok” Strawn SVD Persembahkan Diri Hingga Titik Batas (Catatan di Usia 91 Tahun)

Kalau mau jujur, anggota DPRD bisa masuk penjara karena besaran tunjangan tidak sesuai standar harga setempat. Belum lagi ditambah perjalanan dinas keluar daerah dimana anggota saling berlomba meninggalkan Lembata.

Bahkan volume perjalanan dinas keluar daerah dari anggota DPRD lebih tinggi dari ketua DPRD. Ditambah alasan konsultasi ke kementerian tapi anggota yang jalan persis dari satu RT. Zaman sudah modern, apakah konsultasi bisa lewat telpon atau zoom atau mengundang narasumber?

Biaya bisa dipangkas karena biaya perjalanan dinas terbesar ada di DPRD. Bahkan kalau dalam pembahasan, anggaran DPRD kurang, bisa diperintahkan memangkas anggaran di OPD lain untuk menambah biaya DPRD.

Tidak Pantas

Peringatan terkait besaran tunjangan DPRD ini sudah disampaikan Biro Keuangan Provinsi NTT saat asistensi rancangan Perda APBD Lembata. Tunjangan DPRD Lembata terlalu besar dan tidak pantas karena PAD Lembata sangat kecil. Bahkan terkait tunjangan ini, Penjabat Bupati Mateos Tan sangat getol menurunkan tunjangan DPRD.

Baca Juga :  Polemik, Kronologi 14 Bidang Tanah dan Terempasnya Dus Wedo

Mateos Tan bahkan sampai membuat peraturan bupati (Perbup) yang hingga detik ini tidak dijalankan karena protes dari DPRD. Tim Penilai, Apraisal yang turun melakukan uji petik lapangan merekomendasikan agar tunjangan DPRD harus diturunkan tapi tidak terjadi karena DPRD menolak penilaian itu. Rekomendasi Apraisal berdasarkan uji petik lapangan terkait harga sewa rumah dan mobil per bulan di Kabupaten Lembata.

Apraisal juga membuat perbandingan dengan dua kabupaten tetangga yaitu Flores Timur dan Alor yang PAD-nya jauh lebih tinggi dari PAD Lembata tapi tunjangan DPRD di Flotim dan Alor justru lebih kecil dari DPRD Lembata. Fakta, bahkan tahun 2024 lalu, tunjangan DPRD Lembata menjadi temuan BPK.

Berita Terkait

Pembangunan Waduk Lambo Tersandung Ulah Mafia (Catatan Kritis untuk Propam Polda NTT)
Mewaspadai Terjangan Mafia Nagekeo
Jangan Lagi Mengkriminalisasi Jurnalis
Jangan Biarkan Nagekeo Jatuh ke Tangan Mafia
Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo)
Polemik, Kronologi 14 Bidang Tanah dan Terempasnya Dus Wedo
Mempertanyakan Posisi Moral Pater Mill (Catatan Sekenanya Saja untuk Tulisan di Media Luar Jangkauan)
Rakyat Nagekeo Harus Tolak Bungkam (Dukungan untuk Suku Redu, Isa dan Gaja)
Berita ini 295 kali dibaca
Redaksi: Ikuti terus "ORING" setiap Senin dan Kamis dalam sepekan. Hanya di Florespos.net

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 18:05 WITA

Pembangunan Waduk Lambo Tersandung Ulah Mafia (Catatan Kritis untuk Propam Polda NTT)

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:23 WITA

Mewaspadai Terjangan Mafia Nagekeo

Senin, 27 Oktober 2025 - 12:55 WITA

Jangan Lagi Mengkriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:18 WITA

Jangan Biarkan Nagekeo Jatuh ke Tangan Mafia

Senin, 20 Oktober 2025 - 09:55 WITA

Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo)

Berita Terbaru

Maria Lidia Ene

Opini

Merawat Kesehatan Mental Melalui Konseling Individu

Rabu, 22 Apr 2026 - 20:28 WITA