MAUMERE, FLORESPOS.net-Bisnis kuliner di Kota Maumere, Kabupaten Sikka terus bergeliat dan semakin banyak penikmat kuliner yang merelakan waktu menyantap makanan dan minuman di rumah makan, restoran maupun kafe.
Kondisi ini membuat Biara Karmel di Maumere memberanikan diri membuka usaha kuliner dengan menyewa sebuah restoran yang sudah tidak beroperasi lagi di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Waioti.
“Ini berawal dari orang berpikir memang Karmel itu selalu identik dengan doa. Tapi sesungguhnya di dalam Karmel itu ada tiga Karisma yakni doa, persaudaraan dan pelayanan,” sebut Pater Patrick Wangge, O.Carm, Manager Parva Via Café saat ditemui, Kamis (28/8/2025).
Pater Patrick mengatakan, pelayanan ini memang ada yang bersifat rohani seperti pelayanan sacramental seperti misa untuk orang sakit dan lain sebagainya.
Tetapi menurutnya, pelayanan yang nyata itu salah satunya seperti cafe ini dimana biara Karmel mencoba mencari sesuatu yang baru.
Ia menyebutkan, kehadiran kafe ini juga untuk menjawabi kebutuhan-kebutuhan umat di Kabupaten Sikka tapi dia di dalamnya ada unsur bisnis, ada unsur edukatif yang salah satunya adalah pelayanan.
“Edukatif itu dalam arti bahwa cafe ini bisa menjadi wadah menghasilkan sesuatu yang bersifat positif seperti hari ini kegiatan dari Dinas Pariwisata untuk pelatihan, bagi para pelaku usaha UMKM,” ungkapnya.
Pater Patrick menambahkan, berawal dari situlah dengan mencoba sesuatu yang baru biara Karmel melibatkan awam untuk membantu Karmel dalam mengelola kafe.
Dirinya menjelaskan, biara Karmel ini juga pada tanggal 25 Maret 2025 yang lalu, mekar satu provinsi, yaitu Provinsi Indonesia Timur yang berpusat di Maumere,
“Dengan demikian biara Karmel harus mandiri.dan kafe ini menjadi salah satu unit menuju kemandirian itu dan untuk membantu kehidupan Karmel juga,” terangnya.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya











