Alasannya kata Bianca karena ikan di Maumere banyak sekali sehingga menu yang ditawarkan ke pengunjung ada ikan bakar, ikan kuah asam dan ikan asam manis.
“Yang favorit itu ikan bakar sih. Mungkin karena ini dulunya tempat ini menjual ikan bakar juga. Lalu ada cumi-cumi, cumi asam manis,” paparnya.
Bianca menerangkan, ada juga yang meminta makanan Jawa sehingga pihaknya menyediakan menu soto ayam kampung serta dari anak muda requestnya, karena ini nama kafenya berbau Italia mereka minta menu spaghetti.

Mulai bulan September 2025 ini Parva Via Café sudah ada menu baru spaghetti, rawon dan ada beberapa menu baru lainnya.
Sementara untuk snacknya, kudapannya itu ada tape goreng sebab di Maumere ini ubinya bagus dan hanya dijualnya itu begitu-begitu saja, hanya rebus dan goreng.
“Ada UMKM yang ada di sini menjual tape sehingga kami beli lalu kami olah jadi tape goreng rasa keju dan kayu manis, variannya itu,” ungkapnya.
Bianca mengakui kebetulan menu tape yang ditawarkan laris dan peminatnya banyak dan ada pengunjung yang beberapa kali datang pasti cari tape goreng.
Ia menerangkan,menunya ada lokal, menu nusantara dan menu dari luar negeri seperti Spagheti yang akan ditawarkan ke pengunjung.
Tenaga kerja di kafe ini berjumlah 8 orang dan apabila kafenya ramai maka tenaga kerja akan ditambah lagi beberapa orang.
Ia menyebutkan ada tukang masak, mencuci piring,pelayan dan kebersihan dan juga ada securitinya karena tempatnya terbuka untuk umum.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya










