Kardinal Suharyo Soroti Minimnya Pendampingan Iman Anak, Sanctory Hadir Menjawab Realitas Itu - FloresPos Net

Kardinal Suharyo Soroti Minimnya Pendampingan Iman Anak, Sanctory Hadir Menjawab Realitas Itu

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 12:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FLORESPOS.net-Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo menyuarakan keresahan mendalam terhadap minimnya perhatian orangtua Katolik dalam memfasilitasi pendalaman iman anak-anak mereka.

Kardinal Suharyo mengatakan banyak keluarga Katolik menyatakan pentingnya pendidikan iman, namun tidak mewujudkannya secara konkret dalam kehidupan anak-anak mereka.

Kardinal Suharyo menyampaikan hal tersebut saat beraudiensi dengan Sanctory, brand multimedia kreatif Katolik di Wisma Keuskupan Agung Jakarta, Senin (28/7/2025).

“Banyak yang mengatakan bahwa pendidikan agama itu penting, tapi ketika saya tanya, ‘Adakah yang mengikutsertakan anak-anaknya les agama?’ jawabannya tidak ada. Sementara les bahasa Inggris, matematika? Semua ikut. Jadi yang disebut penting itu, sebenarnya sama sekali tidak penting dibandingkan yang lain-lain,” ungkap Kardinal Suharyo.

Baca Juga :  PNM Bersama OJK Gelar Literasi Keuangan Syariah

Pernyataan tersebut merujuk pada realitas pastoral yang ditemui Kardinal Suharyo dalam berbagai pertemuan dengan orangtua Katolik.

Fenomena ini menunjukkan adanya ketimpangan antara nilai yang diyakini dengan prioritas yang dijalankan dalam keluarga, di mana pendidikan rohani seringkali kalah dibanding pelajaran akademik.

Kardinal Suharyo juga menekankan tantangan ini dalam konteks yang lebih luas, yaitu minimnya partisipasi anak-anak dan remaja dalam kegiatan iman di paroki.

Baca Juga :  Kata Save the Children--Krisis Iklin Merenggut Hak Anak

“Coba dihitung, ada berapa keluarga muda di paroki? Berapa yang memfasilitasi anaknya untuk ikut BIR dan BIA? Kalah jauh dibanding yang lain,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut Kardinal menyambut baik kehadiran Sanctory, sebuah karya visual naratif yang menghadirkan kisah para santo dan santa dalam berbagai format untuk anak-anak. Ia menyebut Sanctory sebagai bentuk tanggapan kreatif terhadap tantangan iman anak-anak Katolik masa kini.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih
Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan
Berita ini 237 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:13 WITA

Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:34 WITA

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:05 WITA