Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar - FloresPos Net

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 08:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar. Foto: dok.bpolf

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar. Foto: dok.bpolf

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) kembali menyelenggarakan Weekend at Parapuar (WAP) pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Natas Parapuar, Labuan Bajo.

Kegiatan rutin akhir pekan ini kembali menghadirkan pertunjukan seni budaya lokal yang memadukan musik tradisional, tari khas Manggarai, serta interaksi hangat bersama para pengunjung.

WAP kali ini dimeriahkan oleh penampilan dari Sanggar Molas Roto Roka, Sanggar Manik Laing, dan kelompok musik Sahut Suara yang terdiri dari dua vokalis sekaligus musisi, Yon dan Roby.

Penampilan musik tradisional menjadi daya tarik tersendiri melalui alunan suling bambu yang dimainkan Roby serta permainan alat musik dawai bambu ciptaan Yon yang diberi nama “Dwbe”.

Sanggar Molas Roto Roka membawakan sejumlah tarian tradisional khas Manggarai, di antaranya Tari Pua Kopi yang menggambarkan aktivitas masyarakat saat memetik kopi, Tari Rangkuk Alu yang merepresentasikan permainan tradisional masyarakat Manggarai menggunakan bambu panjang secara ritmis dan penuh kekompakan, serta Tari Ngkiong yang menggambarkan semangat kebersamaan dan sukacita masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  200 Hektare Hutan Mabar Jadi TORA, Nali: Resolusi Konflik
Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar. Foto: dok.bpolf

Sementara itu, Sanggar Manik Laing menampilkan Tari Leke, tarian tradisional yang menggunakan properti batok kelapa dan menampilkan gerakan ritmis yang enerjik serta penuh semangat.

Kemeriahan event ditutup dengan sesi goyang bersama yang melibatkan para penampil dan pengunjung, menciptakan suasana hangat dan interaktif di kawasan Natas Parapuar.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyampaikan bahwa Weekend at Parapuar menjadi ruang kolaborasi budaya yang mempertemukan masyarakat lokal dan wisatawan dalam suasana yang santai dan autentik.

Baca Juga :  Wakil Bupati Nagekeo Tinjau Lokasi Percetakan Sawah, Warga Rendu Wawo Ucapkan Terima Kasih

“Weekend at Parapuar merupakan ruang ekspresi budaya yang kami hadirkan secara konsisten untuk memperkuat identitas budaya lokal sekaligus memberikan pengalaman berwisata yang berkesan bagi wisatawan. Kami berharap kegiatan ini terus menjadi wadah bagi para pelaku seni lokal untuk tampil dan berkembang,” ujar Andhy.

Salah satu wisatawan asal Argentina, Bryan, mengaku terkesan dengan pengalaman pertamanya mengunjungi Natas Parapuar dan menyaksikan langsung kegiatan WAP.

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar. Foto: dok.bpolf

“Ini merupakan pertama kalinya saya mengunjungi Natas Parapuar. Tempat ini sangat indah dan acaranya juga sangat menarik. Kami bisa menikmati musik dan menyaksikan tarian tradisional masyarakat lokal. Orang-orang di sini juga sangat luar biasa dan ramah. Saya senang bisa berada di sini,” ujar Bryan dalam bahasa Inggris.

Melalui penyelenggaraan “Weekend at Parapuar”, BPOLBF terus berupaya menghadirkan atraksi wisata darat berbasis budaya yang berkelanjutan serta mendukung pengembangan kawasan Parapuar sebagai destinasi wisata terpadu, regeneratif, dan inklusif di Labuan Bajo. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Rakor Tanggap Darurat di Ngada, Gubernur NTT Tekankan Data yang Akurat Menjadi Kunci Usulan Bantuan
Ordo Karmel Indonesia Timur Serahkan Beras Satu Ton untuk Korban Gempa di Paroki Mbata
Pengungsi Nangahale Siap Kembali ke Rumah, Menunggu Instruksi Pemda Sikka
Pemulangan Pengungsi di Sikka, Satgas Penanganan Bencana Keluarkan SOP
Bupati Sikka Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Gempa Flores
Gubernur NTT Temui Pengungsi Gempa Riung Ngada di Posko IKAL Lemhannas Peduli
Gempa Porak Porandakan Flores, 6.961 Rumah di Manggarai Barat Alami Kerusakan
AWK Bersama Umat Stasi Santo Agustinus Piga Doa Novena Tolak Gempa di Pulau Flores
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Rakor Tanggap Darurat di Ngada, Gubernur NTT Tekankan Data yang Akurat Menjadi Kunci Usulan Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:44 WITA

Ordo Karmel Indonesia Timur Serahkan Beras Satu Ton untuk Korban Gempa di Paroki Mbata

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Pengungsi Nangahale Siap Kembali ke Rumah, Menunggu Instruksi Pemda Sikka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:41 WITA

Pemulangan Pengungsi di Sikka, Satgas Penanganan Bencana Keluarkan SOP

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:20 WITA

Bupati Sikka Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Gempa Flores

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Bupati Sikka Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Gempa Flores

Minggu, 23 Agu 2026 - 19:20 WITA