Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas - FloresPos Net

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Aula Mgr. Donatus Djagom, SVD, Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa (STIPAR) Ende, menjadi lokasi terselenggaranya momen bersejarah bagi gerakan inklusivitas di Kabupaten Ende.

Pada Sabtu, 23 Mei 2026, tempat ini digunakan untuk kegiatan pelantikan dan serah terima jabatan pengurus Perhimpunan Penyandang Disabilitas Kabupaten Ende (PPDKAE) masa bakti 2026–2031.

Kegiatan yang didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas Sosial ini dihadiri oleh para pengurus, anggota PPDKAE, serta mitra strategis yang sepakat mendorong terwujudnya masyarakat yang inklusif, setara, dan ramah disabilitas.

Hadir sebagai Pembina organisasi, RD. Dr. Fransiskus Z.M. Deidhae, MA, yang juga menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende, menyampaikan pesan mendalam makna kehadiran wadah ini.

Ia menegaskan bahwa PPDKAE merupakan “rumah bersama” tempat para penyandang disabilitas dapat memperjuangkan hak-hak dasar, saling menguatkan, dan mengembangkan potensi melalui usaha kolektif.

Menurutnya, di balik setiap keterbatasan, tersimpan kekuatan luar biasa yang perlu diarahkan melalui organisasi yang solid dan penuh empati. Wadah ini harus menjadi tempat di mana hak-hak diperjuangkan, usaha saling didukung, dan martabat dijaga bersama.

Baca Juga :  STPM St Ursula Lepas Ratusan Mahasiswa KKN Tematik  di Tiga Kabupaten

Menyuarakan kesan dari lapangan, Yakobus Baso, salah satu peserta dan anggota aktif PPDKAE, menyoroti perjalanan perhimpunan yang lahir sejak 2017 ini sebagai ruang belajar berorganisasi yang nyata.

“PPDKAE bukan hanya untuk yang hadir hari ini, tetapi juga bagi saudara-saudara kita yang berada di luar sana. Ini adalah sekolah kehidupan bagi kami dalam belajar mengorganisir diri, menyuarakan kebutuhan, dan membangun kemandirian,” ungkapnya.

Ia juga memberikan masukan konstruktif agar jejaring organisasi semakin meluas.

“Masih ada kelompok yang sudah dibentuk namun belum hadir hari ini. Perlu adanya konfirmasi undangan dan penguatan komunikasi agar semua kelompok terakomodasi. Jaringan PPDKAE harus diperluas dan merangkul, tidak berhenti pada kelompok yang sudah ada, melainkan menjangkau lebih banyak teman disabilitas di seluruh penjuru Ende,” tambahnya.

Momen serah terima jabatan juga diwarnai dengan ungkapan terima kasih yang tulus kepada pengurus lama atas dedikasi, pengorbanan, dan ilmu yang telah ditularkan selama masa pengabdian.

Baca Juga :  Tempat Hiburan Malam di Kota Ende Ditutup Sementara, Dibuka Setelah Lebaran

Seluruh hadirin kemudian menyatukan tekad untuk mendampingi pengurus baru, bergandengan tangan mewujudkan masyarakat yang inklusif, setara, dan ramah disabilitas. Diharapkan, perhimpunan ini semakin kokoh, bermartabat, dan menjadi motor penggerak perubahan nyata bagi kesejahteraan penyandang disabilitas di Kabupaten Ende.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini di lingkungan Kampus STIPAR Atma Reksa Ende, semoga semakin menguatkan semangat kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan organisasi masyarakat dalam merawat nilai-nilai kemanusiaan. Mimpi tentang Ende yang ramah disabilitas bukan lagi utopia, melainkan kenyataan yang sedang dibangun langkah demi langkah.

Selamat bertugas, Pengurus PPDKAE Masa Bakti 2026–2031 yang kini resmi dipimpin oleh Ketua Hieronimus, didampingi Wakil Ketua Ahmad Yani Taher dan Sekretaris Lukas Raja.

Semoga kepemimpinan baru ini mampu mengawal agenda inklusi dengan langkah nyata, memperjuangkan hak, serta memperkuat jaringan pemberdayaan, dan bersama kita wujudkan rumah yang aman, setara, dan penuh harapan bagi seluruh penyandang disabilitas di Kabupaten Ende. *

Penulis : Anselmus DW Atasoge

Berita Terkait

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Berita ini 483 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:38 WITA

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:38 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA