Kardinal Suharyo Soroti Minimnya Pendampingan Iman Anak, Sanctory Hadir Menjawab Realitas Itu - FloresPos Net - Page 3

Kardinal Suharyo Soroti Minimnya Pendampingan Iman Anak, Sanctory Hadir Menjawab Realitas Itu

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 12:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kami melihat ada kesenjangan besar antara kebutuhan anak-anak Katolik akan cerita iman yang hidup dan ketersediaan bahan yang sesuai dengan dunia mereka. Sanctory hadir untuk menjawab celah itu,” ujar Deodatus.

Art Director Sanctory Brigitta Maria Loisa menambahkan sebagian besar materi katekese visual yang beredar saat ini tidak dirancang dari awal dengan pendekatan psikologi dan budaya visual anak-anak dan Sanctory ingin menyederhanakan materi katekese orang dewasa.

“Kami ingin membangun dunia cerita dan visual yang benar-benar berbicara dari dan untuk anak-anak,” tutur Brigitta.

Baca Juga :  Registrasi dan Cek Kesehatan Kepala Daerah Terpilih Ditunda, Wamendagri: Banyak yang Berhalangan

Sanctory juga dibentuk dalam semangat kolaboratif seperti kata Deodatus pihaknya membuka diri untuk bekerja sama dengan paroki, sekolah, komunitas keluarga muda, serta berbagai komisi di lingkungan keuskupan.

“Kami ingin menjadi sahabat bagi Gereja dalam mendampingi anak-anak untuk mencintai Yesus dan iman Katoliknya sejak dini,” kata Deodatus.

Pertemuan bersama Ignatius Kardinal Suharyo menjadi momentum penting bagi Sanctory dalam meneguhkan misinya, yaitu menghadirkan sukacita iman melalui kisah-kisah orang kudus yang menyentuh dan membangkitkan semangat kekudusan pada anak-anak.

Baca Juga :  Pemda Manggarai Timur Mulai Distribusi Bantuan Beras CBP

Sanctory percaya bila anak-anak disapa dengan cara yang sesuai dengan dunia mereka, penuh warna, tokoh yang menyenangkan, dan kisah yang menggugah, maka benih iman akan tumbuh kuat dan menyala hingga dewasa.

“Kami ingin anak-anak tahu bahwa menjadi orang kudus itu bisa dimulai dari hal kecil, dari usia mereka. Yesus itu dekat, tidak asing, tidak menyeramkan. Justru penuh cinta dan sukacita,” kata Deodatus. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta
Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta
Paroki San Juan Lebao Tengah Genap 74 Tahun, RD. Josef da Silva Resmi Jadi Pastor Paroki
Sambut Hari Bhayangkara, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis dan Home Visit bagi Lansia
Wabup Manggarai Timur Buka Kegiatan Telaah Sejawat
Memprihatinkan, Kondisi Dua Gedung Pemerintah di Labuan Bajo, Nurdin: Tata Ulang Ruko Pemda
Alfian, Sarjana INF yang Memilih Tanah, Ketua DPRD NTT: Jangan Gengsi Bertani
DPRD NTT Setujui, Jembatan Pomakeke Nagekeo Akan Dibangun dengan Dana Rp9 Miliar Lebih
Berita ini 220 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:25 WITA

Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:21 WITA

Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:53 WITA

Paroki San Juan Lebao Tengah Genap 74 Tahun, RD. Josef da Silva Resmi Jadi Pastor Paroki

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:46 WITA

Sambut Hari Bhayangkara, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis dan Home Visit bagi Lansia

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:10 WITA

Wabup Manggarai Timur Buka Kegiatan Telaah Sejawat

Berita Terbaru