Tahun 2025, Bulog Ende Serap 61 Ton Beras dari Petani Lokal - FloresPos Net

Tahun 2025, Bulog Ende Serap 61 Ton Beras dari Petani Lokal

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 12:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Perum Bulog Ende di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengoptimalkan penyerapan  beras hasil panen petani dalam negeri guna memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Langkah ini dilakukan secara intensif di berbagai wilayah Indonesia seiring dengan masuknya musim panen raya di sejumlah sentra produksi padi termasuk di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kepala Bulog Ende, Arlan Emtri kepada Florespos.net, Kamis (16/4/2026) mengatakan pada musim panen tahun 2025 lalu pihaknya menyerap beras dari petani lokal sebanyak 61 ton.

Penyerapan tersebut dilakukan oleh Bulog dari petani yang berada di wilayah utara Ende  yaitu di lokasi Wewaria, Ranokolo dan Maurole.

Bulog membeli beras milik petani dengan harga standar sesuai  ketentuan dari pemerintah yaitu Rp 12.000 per kilogram.

Kepala Bulog Ende juga mengatakan pada tahun ini Bulog akan kembali menyerap atau membeli  beras petani lokal pada masa panen Mei 2026.

Baca Juga :  Kecamatan Wolowaru Save Tiga Poin di Laga Perdana Bupati Ende Cup

“Kita akan kembali membeli beras petani pada masa panen bulan Mei ini.  Langkah ini kita lakukan untuk menjaga harga beras saat musim panen dan bertujuan membantu petani”, kata Kepala Bulog Ende.

Diberitakan di media ini sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Ibrahim Gadir Dean kepada Florespos.net, Jumat (10/4/2026) mengatakan pada musim tanam Oktober 2025 – Maret 2026, petani di Ende sudah menanam padi di lahan seluas 3.521, 65 hektar.

Dari luas lahan  tanam tersebut diprediksi akan panen pada bulan Mei 2026 dengan estimasi 4,5 ton per hektar. Dinas Pertanian memprediksi seperti ini karena curah hujan di Ende cukup bagus pada musim tanam tersebut dan tidak ada masalah signifikan.

Gadir juga menyebutkan memang pada awal musim tanam  lalu terjadi serangan hama tikus namun serangan tersebut bukan pada lahan tanam tetapi pada tempat persemaian.

Baca Juga :  Pilkada Flores Timur, Baliho ‘LaZkar Ribu Ratu’ Dirusak Orang Tidak Dikenal

“Pada awal dan akhir tahun lalu ada serangan dari hama tikus namun serangan hama tersebut terjadi pada tempat persemaian bukan lahan lahan tanam. Maka tidak berdampak pada gagal panen tetapi gagal tanam saja”.

Setelah serangan hama, Dinas Pertanian turun ke lokasi membantu membagi racun tikus dan mengarahkan petani untuk kembali menanam. Hasilnya petani kembali menanam sehingga masa panen bergeser hingga ke bulan Mei 2026.

“Puncak musim panen padi di Ende terjadi di bulan Mei 2026 dan mungkin kita bisa panen raya karena lahan tanam kita cukup luas”.

Dinas Pertanian Ende memastikan pada tahun ini tidak terjadi gagal panen karena kondisi tanaman dan lahan tanam tidak ada masalah yang signifikan.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan
Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores
Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo
Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal
PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen
182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WITA

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan

Selasa, 29 September 2026 - 19:50 WITA

Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores

Selasa, 29 September 2026 - 19:46 WITA

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 September 2026 - 17:52 WITA

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WITA

PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:46 WITA

Nusa Bunga

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:52 WITA