KSP Kopdit Pintu Air Miliki 60 Kantor Cabang di Seluruh Indonesia - FloresPos Net

KSP Kopdit Pintu Air Miliki 60 Kantor Cabang di Seluruh Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 20:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Koperasi Simpan Pinjam (KSP)Koperasi Kredit (Kopdit) Pintu Air sejak didirikan 1 April 1995 oleh 50 orang di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka,kini telah memiliki 60 kantor cabang.

Selain memiliki 60 kantor cabang di seluruh Indonesia, KSP Kopdit Pintu Air juga memiliki 26 kantor cabang pembantu dimana 40 kantor cabang telah memiliki gedung sendiri.

“Modal utama itu kepercayaan dari masyarakat. Jadi dari awal itu kita buat sesuatu yang benar, baik, dan teruji. Biasanya koperasi itu kan hanya sebentar hidup, sebentar bubar,” sebut Ketua KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano saat peresmian kantor cabang Nangablo, Rabu (15/4/2026).

Yakobus menegaskan, KSP Kopdit Pintu Air sudah 31 tahun berdiri tetapi masih banyak juga masyarakat yang meragukan karena kantornya banyak yang masih mengontrak.

Karena itu pihak manajemen berusaha untuk membangun kantor milik sendiri karena orang sering berpikir kalau menyimpan uang di satu lembaga yang kantornya juga belum ada.

Ia menyebutkan, orang pasti punya pikiran lama-lama uang mereka akan dibawa lari oleh pengurus koperasi karena kantornya saja masih kontrak rumah atau gedung.

Baca Juga :  Terima Mobil Undian Simpedes dari BRI Ende, Yovita Pawe: Ini Seperti Mimpi

“Maka kita terjemahkan, oh ini berarti harus punya rumah sendiri, gedung sendiri, aset sendiri. Dan itu kita mulai dengan membangun semua kantor cabang dan sudah 40 kantor yang sudah dibangun di lahan sendiri,” terangnya.

Yakobus mengakui saat ini sebanyak 20 kantor cabang sedang dalam proses dimana tanah sudah dibeli namun proses pembangunannya sedang diupayakan.

Ia mengatakan, saat ini total nilai aset KSP Kopdit Pintu Air berjumlah Rp2,6 triliun dengan jumlah anggota 500 ribu yang terdaftar dan yang realnya berjumlah 432 ribu anggota.

Terkait Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih, pihaknya diwajibkan mendampingi 3 koperasi di desa terdekat namun sampai saat ini 3 desa di sekitar kantor pusat KSP Kopdit Pintu Air belum berdiri.

“Jadi bagaimana kami cara mendampinginya? Jadi proses pendampingan itu tergantung dari kebutuhan koperasi tersebut. Jadi kita tidak mungkin belum tahu apa yang mereka butuhkan, kita langsung masuk kan tidak boleh,” ucapnya.

Yakobus menjelaskan, Kantor Cabang Nangablo sebelumnya selama 4 tahun mengontrak rumah masyarakat namun anggota bekerja sama dengan komite berkomitmen membangun kantor yang layak.

Dia menyebutkan, modal untuk lembaga ini bukan uang tetapi manusia sebab dari awal 50 orang pendiri punya komitmen untuk kumpul anggota sebanyak-banyaknya karena tanpa manusia uang tidak ada.

Baca Juga :  Terbang Perdana ke Bandara Frans Seda Maumere, Wings Air Berikan Tiga Manfaat

“Ada manusia ada uang. Jadi itu kurang lebih. Dan terakhir pesan dari pendiri Credit Union Dunia Friedrich Wilhelm Raiffeisen menyampaikan bahwa koperasi bukan memberi anggota ikan.
Koperasi bertujuan mengajarkan anggota mampu menangkap ikan sehingga hal ini perlu ditanamkan dalam diri pengurus atau manajemen koperasi.”

Ia memaparkan, Kantor Cabang Nangablo memiliki anggota sebanyak 2.548 orang dan dipimpin oleh seorang tua Bapa Agus yang berumur 82 tahun dan tinggal di Maumere tetapi setiap hari pulang pergi ke Nangablo.

Menurutnya, kenapa Kantor Cabang Nangablo dibangun dahulu mendahului Cabang Paga dan Lekebai karena di Nangablo sulit mendapatkan kantor yang layak dan representasi dan biaya kontraknya besar.

“Saya lihat dari pertumbuhan anggota, simpanan Rp 4 miliar pinjamannya 20 miliar dan sahamnya 6 miliar. Pinjaman lebih besar jauh dari simpanan ini menunjukan budaya menabungnya belum bagus. Momen peresmian kantor ini harus berdampak ke depannya agar tabungan harus lebih banyak dari pinjaman,” pesannya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WITA

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA