ENDE, FLORESPOS.net-Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Ende kini fokus melakukan pelatihan kepada wasit voli yang berada dibawah naungannya.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan profesional wasit voli dan juga dalam rangka penyelenggaraan turnamen voli Soekarno Cup yang akan digelar di Ende.
Peningkatan kualitas wasit tersebut dilakukan oleh PBVSI Ende melalui kegiatan Up Grade Wasit Bola Voli Lisensi B dan A Daerah Pengurus Provinsi PBVSI NTT di PBVSI Kabupaten Ende.
Kegiatan ini menghadirkan dua pengurus PBVSI Provinsi NTT yaitu Wakil Ketua II Bidang Perwasitan PBVSI Provinsi NTT dan Martinus Mangi, Kabid Perwasitan PBVSI Provinsi NTT, Yohanes Seran.
Up Grade Wasit PBVSI Ende dilaksanakan di kompleks SMAN 1 Ende, Sabtu (23/5/2026) hingga Senin (25/5/2026).
Ketua PBVSI Ende, Vinsen Sangu saat membuka kegiatan mengatakan Up Grade Lisensi Wasit sangat penting untuk meningkatkan profesionalitasnya sebagai seorang pengadil dan untuk kepentingan kualitas sebuah turnamen.
Dikatakan Vinsen, saat ini wasit voli di Kabupaten Ende sebanyak 30 lebih dan yang sudah berlisensi sebanyak 20 lebih orang.
“Saya dapat laporan bahwa wasit yang punya lisensi juga sebagiannya mati di tahun 2025 maka kita kerja sama dengan PBVSI NTT untuk Up Grade lisensi,” katanya.
Vinsen mengatakan, Up Grade Lisensi dan pelatihan wasit sangat penting karena kedepannya PBVSI akan tegas dengan aturan pada setiap turnamen voli. Wasit yang memimpin pertandingan harus berlisensi.
Vinsen yang juga politisi dari PDIP ini mengatakan Up Grade dan pelatihan ini sangat penting karena bulan depan, PBVSI Ende akan menggelar turnamen voli dengan nama Open Turnamen Soekarno Cup 1 di Kota Ende.
“Kita siapkan wasit dari sekarang untuk sambut turnamen ini. Open Turnamen Soekarno Cup akan digelar di Kota Ende pada bulan Juni 2026,” katanya.
Untuk pelaksanaan turnamen ini, kata Vinsen, PBVSI Ende sedang berkordinasi dengan Pemkab Ende dan stakeholder terkait lainnya untuk menyukseskan turnamen tersebut.
Pada kesempatan tersebut Vinsen juga mengatakan setelah Up Grade Lisensi Wasit Voli, PBVSI Ende akan membuka pelatihan kepada pelatih voli.
Sekretaris PBVSI Ende, Ludger Naga Djawa mengatakan wasit yang mengikut Up Grade Lisensi sebanyak 20 orang. Ia mengharapkan 20 wasit mengikuti kegiatan ini hingga hari terakhir.
“Mereka adalah wasit voli dari PBVSI Ende. Kedepannya kita tegaskan setiap pertandingan harus dipimpin oleh wasit yang berlisensi untuk kualitas sebuah turnamen,” katanya.
Anggota DPRD Provinsi NTT, Oktavianus Moa Mesi yang hadir pada kesempatan ini mengapresiasi PBVSI Ende yang terus melakukan pembenahan voli di Ende.
Dikatakan Vian, kegiatan Up Grade dan pelatihan wasit adalah bentuk kesadaran dari PBVSI Ende untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan wasit karena cabang olah raga ini sering digelar di daerah ini baik di kota maupun di desa.
“Momen ini untuk benahi voli di Ende dan kesadaran dari PBVSI untuk meningkatkan pengetahuan wasit,” katanya.
Ia berharap PBVSI Ende terus melakukan gebrakan dalam pembinaan pemain dan pelatih agar bisa menghasilkan atlet ke tingkat nasional.
“Kami berharap olahraga yang satu ini bisa lahirkan atlet ke tingkat nasional atau harus berbicara ke level nasional. Urus olahraga itu buang uang dan waktu tapi lelah itu akan terbayar jika ada prestasi,” katanya.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










