Gencar Sosialisasi dan Vaksin, Disbunter Target Flores Timur Bebas Rabies 2030 - FloresPos Net

Gencar Sosialisasi dan Vaksin, Disbunter Target Flores Timur Bebas Rabies 2030

- Jurnalis

Senin, 26 Februari 2024 - 19:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunter) Kabupaten Flores Timur kian gencar melakukan sosialisasi dan vaksinasi terhadap hewan penular (HPR) anjing di wilayah yang masuk dalam zona endemik rabies tersebut.

Terbaru, dinas yang dipimpin Petrus Petara Aran baru-baru ini melakukan sosialisasi sekaligus deklarasi dan vaksinasi masal terhadap hewan penular rabies (HPR) anjing di Pulau Solor.

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Nusadani, Kecamatan Solor Barat berlangsung pada Rabu (22/2/2024) melibatkan para kepala desa, BPD, Kepala Puskesmas, Babinsa, Babinkamtibmas se-Pulau Solor.

“Target kami, tahun 2030, Flores Timur bebas rabies. Kami mulai dari Pulau Solor. Baru-baru ini, kami sosialisasi dan deklarasi bebas rabies di Desa Nusadani melibatkan semua Kades, BPD, Kapus, Babinsa, Babinkamtibmas dan pihak terkait lainnya se-Solor,” kata Kepala Disbunter Flores Timur Petrus Petara Aran kepada Florespos.net, Senin (26/2/2024).

Baca Juga :  Murid SDK Lewobele di Flores Timur KBM di Mes Guru dan Emperan Bangunan

Petrus Petara mengatakan, Disbunter saat ini gencar melakukan sosialisasi dan vaksin di wilayah Pulau Solor dan setelahnya ke wilayah perbatasan baik utara maupun selatan Kabupaten Flores Timur dengan Kabupaten Sikka.

Menurut Petrus Petara, setelah wilayah perbatasan, Disbunter menyebar ke wilayah daratan Larantuka lainnya dan Pulau Adonara. Karena mengacu data tahun 2022, populasi anjing di Flores Timur sekitar 4000 ekor.

“Saat sosialisasi di Pulau Solor, kami juga vaksinasi anjing. Saat itu, kami bisa vaksin sekitar 500 ekor anjing. Populasi anjing di wilayah kita berdasarkan data tahun 2022, sedikitnya 4.000 ekor anjing. Bisa saja sekarang bertambah,” katanya.

Petrus Petara mengatakan untuk mendukung upaya dan gerakan bebas rabies itu, pihaknya juga mendapat bantuan 100.000 vial vaksin rabies dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga :  Mudakaputu Jadi Kampung Nelayan Merah Putih, Wabup Flores Timur Apresiasi Ahmad Yohan

Untuk bantuan dari BNPB dan gerakan tersebut, pihaknya akan melibatkan TNI dan Polri serta pihak terkait lainnya. Seluruh urusan berkaitan dengan berantas rabies di wilayah Flores Timur akan dibantu oleh BNPB.

“Untuk bantuan vaksin dari BNPB ini, kami sedang menunggu Juknis pelaksanaan dari provinsi. Kita dapat bantuan dari BNPB karena Flores termasuk Flores Timur masuk daerah endemik rabies dan itu kategori bencana. Persediaan kita saat ini ada 5000 Var,” kata Petrus Petara.

Petrus Petara mengharapkan dukungan semua pihak termasuk media dan wartawan untuk secara bersama-sama melakukan sosialisasi pencegahan agar Flores Timur bisa segera bebas rabies maksimal sesuai target tahun 2030. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA