Akhirnya, kekerasan seksual adalah kejahatan yang meninggalkan luka fisik dan trauma jangka panjang. Ketika pelaku adalah orang terdekat, luka itu menjadi semakin dalam. Dengan tingkat religiositas yang tinggi, seharusnya masyarakat Indonesia mampu menjadi pelindung bagi sesama, bukan justru menjadi pelaku kekerasan.
Mari kita hentikan lingkaran kekerasan ini dengan membangun budaya hormat dan kasih sayang dalam setiap hubungan. *
Penulis adalah alumnus IFTK Ledalero, Maumere, Flores dan sekarang menjadi Pendidik di SMA Regina Caeli, Bogor, Jawa Barat.
Editor : Wall Abulat









