Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter - FloresPos Net

Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menegaskan komitmen membangun ekosistem pendidikan yang terstruktur melalui sinergi pemerintah, orang tua, satuan pendidikan, masyarakat, dan media.

Hal itu disampaikan dalam pidato Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Lapangan Apel SMPN Alok, Kecamatan Alok, Sabtu (2/5/2026).

‎Mengutip Asta Cita keempat Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bupati Sikka menyebut peningkatan kualitas pendidikan, sains, teknologi, dan kesehatan sebagai kunci membangun SDM Indonesia berdaya saing.

“Sinergitas bersama akan membentuk ekosistem pendidikan yang terstruktur secara baik, menghasilkan manusia Indonesia berdaya saing dan berkualitas di berbagai bidang,” ujarnya.

‎Juventus mengatakan,
‎melalui kolaborasi dengan Kemendikdasmen RI, Kabupaten Sikka pada 2025 memperoleh dukungan Program Revitalisasi Sarpras dan Pembelajaran Digital sebesar Rp14.072.876.508.

Rinciannya SD sebanyak 7 sekolah senilai Rp5.043.426.577 dan SMP sebanyak 9 sekolah berjumlah Rp7.885.774.931.

Selain itu sekolah PAUD sebanyak 2 sekolah dengan nilai Rp507.405.000 dan PNF/SKB berjumlah 1 sekolah senilai Rp636.270.000.

Juventus menjelaskan,‎ untuk digitalisasi, Kabupaten Sikka menerima bantuan 425 unit Papan Interaktif Digital yang telah diserahkan ke setiap satuan pendidikan.

Baca Juga :  Pemda Berkomitmen Terus Mendorong Peningkatan SDM Melalui Program Nagekeo Pintar

Selain itu, ada juga bantuan laptop dan harddisk untuk setiap sekolah dengan progres mencapai 75 persen.

‎”Tahun 2026, Sikka telah mengusulkan program revitalisasi: 87 usulan SD dan disetujui 84 sekolah, 20 usulan SMP dan seluruhnya disetujui dengan 6 sekolah telah menandatangani PKS, serta 42 usulan PAUD dan disetujui 34 sekolah,” paparnya.

‎Juventus mengakui literasi dan numerasi Sikka masih rendah dibanding kabupaten lain di NTT.

Karena itu, Program Gerakan 30 Menit Membaca dicanangkan sebagai pemantik kebiasaan baca. Sikka kini menjadi pilot project Gerakan Literasi dan Numerasi bersama Tanoto Foundation dan UNICEF, serta menerapkan Metode Gasing dari Prof. Yohanes Surya melalui pendampingan UNICEF dan Mitra Meratus.

‎Dalam bulan ini, kata dia, akan diresmikan bantuan air bersih dan sanitasi untuk 4 sekolah dari Yayasan Gereja Akhir Zaman.

“Juga dukungan akses internet Starlink bertahap untuk sekolah di daerah blank spot atau tidak ada sinyal telepon dari Pemda Sikka dan Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah,” terangnya.

‎Juventus menekankan pentingnya pembentukan karakter dan moral di sekolah untuk mencegah kekerasan dan bullying. Pemkab Sikka menempatkan perlindungan anak sebagai prioritas melalui penguatan regulasi internal sekolah, mekanisme pelaporan yang mudah diakses, serta peningkatan kapasitas guru dalam deteksi dini kekerasan.

‎‎Terkait penempatan guru,Juventus menyebut ketidaksesuaian lokasi tugas dan domisili berdampak pada efisiensi dan kualitas pembelajaran.

Baca Juga :  Anggota Polairud Polres Sikka Aniaya Warga Gunakan Senjata Terancam Dipecat

Dia mengatakan, Pemkab Sikka mendorong penempatan guru sedekat mungkin dengan wilayah tempat tinggal, dengan tetap memperhatikan distribusi kebutuhan di setiap satuan pendidikan.

‎“Dari ruang-ruang kelas hari ini, kita sedang menyiapkan masa depan Sikka yang lebih maju dan bermartabat,” pungkasnya.

‎Hadir pada upacara itu Wakil Bupati Sikka, Pimpinan DPRD, Forkopimda, Inspektur, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Plt Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) beserta jajaran.

Turut hadir Ketua TP PKK, Camat Alok Timur, para pengawas, pimpinan yayasan pendidikan, pimpinan perguruan tinggi, kepala SMA, SMK, SMP, SD, TK, PAUD, orang tua wali, tokoh pendidikan serta komunitas peduli pendidikan dan literasi Kabupaten Sikka. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Perkuat Pariwisata Berkelanjutan, Kemenko Pangan dan BPOLBF Dorong Ketahanan Pangan Destinasi
Legend VBC Tumbang dari Bintang Sambar, Tim Putri Benteng Gading ke Semi Final
Dampak Efisiensi Anggaran, Kontraktor Muda di Maumere Banting Setir Jadi Petani Hortikultura
Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel
Keuskupan Agung Ende dan Masyarakat Flores Gugat Tiga SK Aktivitas Geothermal di Mahkamah Agung
Mahasiswa KKN Unwira Kupang Bantu UMKM Masuk Pasar Digital
Lamban, Penanganan Kasus Curi Kambing di Aeramo–‘Padahal Sudah Ada Terduga Pelaku dan Barang Bukti’
History VBC Ende ke Babak 8 Besar Soekarno Cup 1
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:55 WITA

Perkuat Pariwisata Berkelanjutan, Kemenko Pangan dan BPOLBF Dorong Ketahanan Pangan Destinasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:52 WITA

Legend VBC Tumbang dari Bintang Sambar, Tim Putri Benteng Gading ke Semi Final

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WITA

Dampak Efisiensi Anggaran, Kontraktor Muda di Maumere Banting Setir Jadi Petani Hortikultura

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:22 WITA

Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:43 WITA

Keuskupan Agung Ende dan Masyarakat Flores Gugat Tiga SK Aktivitas Geothermal di Mahkamah Agung

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:22 WITA