MAUMERE, FLORESPOS.net– Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, (JPYK) membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2025 yang berlangsung di Aulla Susteran Alma Wairklau, Maumere pada Selasa (18/11/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sikka ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi dan profesionalisme para pengurus koperasi desa dalam menghadapi tantangan pengelolaan usaha di era digital.
Kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus KDKMP Tahun 2025 mengusung Tema “SDM Dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045.”
“Koperasi Merah Putih merupakan salah satu program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk meningkatkan ekonomi desa melalui semangat gotong royong,” sebut Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sikka Yohanes Berchmans.
Yohanes mengatakan, salah satu indikator keberhasilan atas pengelolaan koperasi adalah tata kelola koperasi, usaha dan permodalan yang baik yang di kelola oleh sumberdaya manusia yang kompeten dan berintegritas.
Ia menambahkan, untuk meningkatkan kompetensi pengurus koperasi desa atau kelurahan merah putih maka pemerintah mengadakan kegiatan pelatihan bagi pengurus koperasi desa atau kelurahan merah putih selama 12 hari, terhitung mulai tanggal 18 sampai 29 November 2025.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memastikan pengurus memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang memadai untuk mengelola koperasi secara efektif,” ungkapnya.
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dalam sambutannya mengatakan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi kerakyatan.
Juventus menegaskan, ditengah dinamika ekonomi saat ini, koperasi harus mampu beradaptasi, berinovasi serta dikelola secara profesional agar tetap menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang kuat dan berkelanjutan.
“Peningkatan kompetensi pengurus koperasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat di tawar. Semua itu menjadi bekal pengurus dalam mengelola koperasi desa atau kelurahan merah putih,” ujarnya.
Juventus juga menegaskan bahwa program yang bertujuan untuk mendorong kemandirian pangan dan pemerataan ekonomi ini bertujuan untuk menjadikan desa sebagai pilar pembangunan nasional.
Kata dia, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan bahwa koperasi desa atau kelurahan merah putih adalah mesin penggerak ekonomi rakyat. Fungsi utamanya yakni sebagai pusat produksi dan distribusi di tingkat desa, sekaligus menjadi solusi untuk memutus rantai distribusi panjang.
“Melalui koperasi desa dan kelurahan merah putih, kita ingin membangun ekosistem ekonomi yang mandiri dan berkeadilan, berbasis potensi lokal dan kemandirian masyarakat,” terangnya.
Bupati Juventus juga menekankan, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi melalui berbagai program salah satunya adalah pelatihan ini.
Juventus juga mengajak seluruh peserta pelatihan agar tidak menjadikan koperasi bukan sekedar simbol, tetapi instrumen nyata pemberdayaan ekonomi rakyat menuju kemandirian menuju Indonesia Emas 2045.
Hadir Dalam kegiatan ini Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan perdagangan kabupaten Sikka Verdinando Lepe, Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan perdagangan kabupaten Sikka Johanes Berchmans, serta para tamu undangan lainnya.*
Artikel ini merupakan hasil kerjasama Dinas Kominfo Kabupaten Sikka dan Media Florespos.net
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Anton Harus










