Wartawan Perlu Menjaga Profesionalisme - FloresPos Net

Wartawan Perlu Menjaga Profesionalisme

- Jurnalis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 09:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Dr.Jonas K.G.D.Gobang,S.Fil,MA (baju putih) dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Sikka, Simon Subandi Supriyadi

Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Dr.Jonas K.G.D.Gobang,S.Fil,MA (baju putih) dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Sikka, Simon Subandi Supriyadi

MAUMERE, FLORESPOS.net-Di era kebebasan pers saat ini peran jurnalis sangat besar dan membuat pers menjadi pilar keempat demokrasi selain eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Untuk itu pers diharapkan berperan optimal dalam menjalankan fungsi kontrolnya dan mampu menjaga profesionalitasnya dalam menjalankan tugasnya sebagai “anjing penjaga” (watchdog).

“Wartawan perlu menjaga profesionalisme dengan menjaga kredibilitas berita dan legitimasi jurnalis. Perlu ada uji kompetensi dan lainnya,” harap Dr.Jonas K.G.D.Gobang,S.Fil,MA, Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere.

Dalam kegiatan bincang-bincang seputar pers, “AWAS Kemarin, Hari Ini dan Esok” di Kantor Bupati Sikka, Jumat (14/2/2025), Gery sapaannya menyebutkan agar pemerintah harus lebih tegas terhadap media yang tidak berstandar.

Baca Juga :  38 Jemaah Calon Haji Dilepas Pemkab Ende ke Tanah Suci

Menurutnya verifikasi media perlu dipermudah, ada kebijakan perlindungan lebih khusus terkait pemantauan kasus kekerasan dan adanya pelatihan jurnalis.

Selain itu sambungnya, ada peningkatan tata kelola media, transparansi pengelolaan iklan, diversifikasi pendanaan dan penegakan hukum terhadap praktek amplop.

Ia juga memaparkan Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2024 memperoleh nilai sebesar 69,96 dengan dikategorikan sebagai “cukup bebas”.

“Kondisi lingkungan fisik dan politik berada pada kategori ‘cukup bebas’ dengan nilai 71,47. Nilai tersebut mengalami penurunan sebesar -3,29 poin dari IKP tahun 2023 (74,76),” paparnya.

Baca Juga :  Pemda Ende Gelar Pasar Murah, Warga Kecewa Stok Beras Terbatas

Gery sebutkan, indikator yang memiliki nilai paling tinggi adalah pendidikan insan pers dengan nilai 82,42, sedangkan indikator yang memiliki nilai paling rendah adalah kebebasan dari kekerasan dengan nilai 59,83.

Selin itu, lingkungan ekonomi Provinsi NTT berada dalam kategori “cukup bebas” dengan nilai 68,11 dan indikator yang memiliki nilai paling tinggi adalah kebebasan pendirian dan operasionalisasi perusahaan pers dengan nilai 76,78.

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Technical Delegate PSSI Visitasi Stadion Marilonga Ende, Ini Catatan untuk Pembenahan
Pesan Penting Uskup Maumere Saat Tahbiskan Tujuh Imam Baru Ordo Karmel
Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital
Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Berita ini 256 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:49 WITA

Technical Delegate PSSI Visitasi Stadion Marilonga Ende, Ini Catatan untuk Pembenahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:38 WITA

Pesan Penting Uskup Maumere Saat Tahbiskan Tujuh Imam Baru Ordo Karmel

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:46 WITA

Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Berita Terbaru

Opini

Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern

Jumat, 16 Okt 2026 - 13:33 WITA

Pembicara dan Petinggi Stipas Kupang pose bersama usai kuliah umum.

Nusa Bunga

Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital

Jumat, 16 Okt 2026 - 07:46 WITA