ENDE, FLORESPOS.net-Wakil Bupati Kabupaten Ende, Dr Dominikus Mere membuka turnamen sepak bola antar pelajar piala Bupati Ende U-17 Tahun 2026 di Stadion Marilonga, Selasa (9/6/2026) sore.
Pembukaan turnamen yang diikuti oleh dua puluh sekolah SMA, SMK dan MA di Kabupaten Ende diawali parade peserta diiringi drum band dari SMKN 1 Ende.
Hadir pada acara pembuka turnamen ini, Wakil Ketua DPRD Ende, Agustinus Wadhi, Pejabat yang mewakili Dandim dan Kapolres Ende, Sekda Ende, Gabriel Dala, Wakil Ketua Askab PSSI Ende, Carlos Sara, Kepala Dinas PK NTT cabang Ende, Pimpinan OPD di Ende, Ketua MKKS dan Kepala sekolah peserta turnamen.
Usai seremoni pembuka Wakil Bupati Ende, Dr Dominikus Mere didampingi sejumlah pejabat yang hadir dan panitia melakukan tendangan perdana laga pertama antara SMAN 1 Wolowaru vs SMAK St Petrus Ende. Laga ini dimenangkan SMAN 1 Wolowaru dengan 3-1.
Turnamen ini diselenggarakan oleh Askab PSSI Ende bekerjasama dengan MKKS SMA/MA, SMK Kabupaten Ende.
Wakil Bupati Ende, Dr Dominikus Mere mengatakan Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda tidak hadir membuka turnamen ini karena terkendala penerbangan dari Kupang ke Ende.
“Saya menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Ende karena tidak bisa buka turnamen. Bapak bupati masih di Kupang karena terkendala penerbangan ke Ende”.
Bupati Ende dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wabup Ende mengatakan Pemerintah Kabupaten Ende, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Askab PSSI Ende dan seluruh panitia yang telah menggagas dan mempersiapkan acara ini dengan luar biasa.
Bupati Ende pada kesempatan ini menyampaikan beberapa pesan penting kepada seluruh pihak di turnamen ini.
Kepada peserta agar menjadikan turnamen ini bukan sekadar ajang untuk mencari siapa yang menang atau kalah, tetapi sebagai ruang pembinaan karakter.
“Kalian adalah generasi penerus sepak bola Ende. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian secara maksimal, namun tetap junjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Bermainlah dengan semangat “fair play” dan tunjukkan bahwa pemuda Ende adalah pemuda yang tangguh, disiplin, dan berjiwa ksatria”.
Turnamen ini merupakan pintu gerbang regenerasi pesepak bola muda potensial di Kabupaten Ende. Melalui kompetisi kelompok umur U-17 ini, kita berharap akan lahir bibit-bibit atlet berprestasi yang nantinya siap mengharumkan nama Ende di level yang lebih tinggi, baik di ajang Piala Soeratin, Pra-PON, hingga kancah profesional nasional.
Bupati juga menyampaikan pesan kepada para wasit agar memimpin setiap pertandingan dengan seadil-adilnya, tegas, dan tidak memihak. Kepada panitia, jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kesuksesan turnamen ini adalah cermin dari kedewasaan dan kemajuan olahraga di bumi “Rahimnya Pancasila” ini.
“Mari kita jadikan turnamen ini sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar sekolah dan antar pelajar di Kabupaten Ende. Kepada seluruh suporter dan penonton, mari kita jaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bersama. Tunjukkan bahwa masyarakat Ende adalah tuan rumah yang baik dan pecinta sepak bola yang cerdas,” tegas Bupati Ende.
Wakil Ketua Askab PSSI Ende, Carlos Sara mengatakan turnamen antar pelajar SMA, SMK, MA adalah bagian dari pengembangan sepak bola di Kabupaten Ende.
Ia mengatakan turnamen ini sebagai pembuka untuk turnamen lain dan Askab Ende memohon dukungan dari stakeholder terkait untuk pengembangan sepak bola di Ende.
Ketua Panitia, Yovan Pasa mengatakan tujuan dari turnamen ini adalah persiapan menuju liga pelajar U-17 Soeratin Cup yang akan digelar bulan Juli 2026 mendatang di Maumere Kabupaten Sikka.
Tujuan lainnya adalah pembinaan pemain muda dan pererat persaudaraan antar siswa, guru dan semua pihak yang terlibat.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










