Memutus Rantai TPPO NTT (Sebuah Ajakan Transformatif) - FloresPos Net - Page 4

Memutus Rantai TPPO NTT (Sebuah Ajakan Transformatif)

- Jurnalis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 09:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inosensius Enryco Mokos, M. I. Kom

Inosensius Enryco Mokos, M. I. Kom

Keenam, advokasi dan kebijakan berbasis bukti. Advokasi untuk kebijakan yang berbasis bukti dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat sangat penting.

Melibatkan korban dan penyintas dalam proses perumusan kebijakan dapat memberikan perspektif yang berharga dan memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar efektif.

Lebih lanjut, perlunya dukungan internasional. Mengingat sifat lintas negara dari perdagangan orang, dukungan internasional juga sangat penting.

Kerjasama dengan negara-negara asal dan tujuan pekerja migran dapat membantu dalam penegakan hukum dan perlindungan korban, serta dalam berbagi informasi dan praktik terbaik.

Baca Juga :  Hilangnya Modal Simbolik (catatan atas kehilangan dokumen kendaraan dinas di Flotim)

Yang terakhir, kesinambungan program. Program-program yang telah dilaksanakan harus memiliki kesinambungan dan evaluasi berkala untuk memastikan efektivitasnya.

Tanpa adanya tindak lanjut, upaya yang dilakukan dapat menjadi sia-sia dan tidak memberikan dampak yang diharapkan.

Di lain sisi masyarakat umum juga perlu dilibatkan dalam proses memberantas TPPO ini agar lebih efektif dan efisien. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh masyarakat umum.

Baca Juga :  Locus Kaum Muda Dalam Pengawasan Partisipatif

Pertama, pendidikan dan kesadaran. Masyarakat harus berperan aktif dalam mendidik satu sama lain tentang bahaya TPPO dan pentingnya memilih jalur resmi untuk bekerja di luar negeri.

Kedua, pelaporan kasus. Masyarakat perlu berani melaporkan kasus-kasus TPPO kepada pihak berwenang untuk membantu penegakan hukum.

Ketiga, dukungan terhadap korban. Masyarakat dapat memberikan dukungan kepada korban TPPO dan keluarganya, baik secara moral maupun material, untuk membantu mereka pulih dari pengalaman buruk tersebut.

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Ketika Nafas Mereka Berakhir di Lembah Baliem
Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores
Gempa dan Gempar: Dari Guncangan Alam Menuju Gerakan Meningkatkan Pendapatan Asli Rakyat Flores
Catatan Kemanusiaan Pascagempa Flores 2026: Tenda Pengungsian Bukan Tempat Aman bagi Perempuan dan Anak
Peran Strategis Inpres Jalan Daerah untuk Pemerataan Ekonomi dan Kawasan 3TP
Bencana, Apakah Membawa Berkah?
Gempa Tektonik Flores, Jurnalisme Terlibat, dan Pers Sebagai Pilar Keempat Demokrasi
Menghubungkan Titik Terluar: Urgensi Transportasi Publik di Perbatasan Kalimantan Barat
Berita ini 330 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:11 WITA

Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores

Senin, 7 September 2026 - 09:18 WITA

Gempa dan Gempar: Dari Guncangan Alam Menuju Gerakan Meningkatkan Pendapatan Asli Rakyat Flores

Senin, 7 September 2026 - 08:03 WITA

Catatan Kemanusiaan Pascagempa Flores 2026: Tenda Pengungsian Bukan Tempat Aman bagi Perempuan dan Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:41 WITA

Peran Strategis Inpres Jalan Daerah untuk Pemerataan Ekonomi dan Kawasan 3TP

Rabu, 2 September 2026 - 19:43 WITA

Bencana, Apakah Membawa Berkah?

Berita Terbaru

Nusa Bunga

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:46 WITA