Malam Pentas Seni Ditengah Ile Lewotobi Laki-laki Mengeluarkan Lava - FloresPos Net

Malam Pentas Seni Ditengah Ile Lewotobi Laki-laki Mengeluarkan Lava

- Jurnalis

Minggu, 21 Januari 2024 - 10:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Nurhayati dan Sintya Rahmawati Dewi

ILE LEWOTOBI merupakan gunung berapi kembar terletak di bagian tenggara Pulau Flores, Kabupaten Flores Timur, NTT-Indonesia.

Gunung kembar tersebut kerap disebut dengan gunung Lewotobi Laki-laki dan gunung Lewotobi Perempuan. Gunung kembar ini hanya berjarak sejauh 2 Km.

Pada 23 Desember 2023 dan 1 Januari 2024 dini lalu, kita semua dikejutkan dengan kabar duka datang dari Gunung Ile Lewotobi Laki-laki.

Gunung dengan ketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini meletus atau mengalami erupsi dan menyebabkan ribuan warga pada lima desa di Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ilebura, dievakuasi.

Gunung Ile Lewotobi Laki-laki kembali mengalami erupsi dengan mengeluarkan lava saat malam pentas seni diadakan oleh relawan pendidikan Universitas Muhammadiyah Maumere Kloter (II) di Kecamatan Wulanggitang pada Rabu 16 Januari 2024.

Baca Juga :  Transformasi Kesalehan Pribadi Menjadi Kekuatan Sosial (Merenungi Makna Isra Mikraj Perspektif Sosiologi Agama)

Malam itu, semua warga yang mengungsi di SMPN 1 Wulanggitang sedang menonton pertunjukan pentas mini dengan tema “Wonderful of Ile Lewotobi”. Acara tersebut dilakukan agar dapat menghibur warga yang berada di pengungsian tersebut.

Di penghujung acara, sekitar pukul 21:10 Wita terdengar gemuruh besar diikuti semburan lava panas ke arah timur laut sejauh lk. 2500-3000 meter.

“Teramati aliran lava ke arah timur laut sehingga membuat warga panik dan ada beberapa anak sempat menangis karena takut,” kata Siti Khadijah Abdul Kadir, salah satu relawan pendidikan (Unimof).

Gunung Ile Lewotobi Lak-laki kembali mengeluarkan lava. Warga panik sehingga para relawan diimbau untuk menenangkan agar tidak panik berlebihan.

Sampai dengan saat ini, Minggu 21 Januari 2024, Ile Lewotobi Laki-laki masih berstatus Level IV Awas.

Baca Juga :  Ketimpangan yang Membunuh

Masyarakat/pengunjung tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius lima kilometer dari puncak erupsi dan sektoral enam kilometer ke arah Utara dan Timur Laut.

Jika terjadi erupsi dan hujan abu, masyarakat diimbau untuk tetap berada dalam rumah dan apabila berada di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung (masker) dan mata (kaca mata).

Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak benar sumbernya.

Masyarakat di sekitar mewaspadai potensi banjir lahar dingin pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. ***

Penulis: Mahasiswi Prodi PBSI Universitas Muhammadiyah Maumere, NTT

Berita Terkait

Sinodalitas sebagai Jalan Rekonsiliasi
Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)
Membayar Pajak Versus Koruptor: Menjaga Napas dan Jiwa Peradaban
Spillover Effect Labuan Bajo dan Masa Depan Pantura Flores
Piala Dunia, ‘Keabadian’ Misi Jules Rimet dan Epistemologi Rerum Novarum
Membangun Bisnis Ramah Keanekaragaman Hayati Berbasis Masyarakat Lokal
Logistik Perintis Lumpuh, Program Strategis Nasional MBG dan KDMP Terancam Gagal
Demokrasi Desa yang Bermartabat
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:41 WITA

Sinodalitas sebagai Jalan Rekonsiliasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47 WITA

Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:49 WITA

Membayar Pajak Versus Koruptor: Menjaga Napas dan Jiwa Peradaban

Senin, 20 Juli 2026 - 11:48 WITA

Spillover Effect Labuan Bajo dan Masa Depan Pantura Flores

Senin, 20 Juli 2026 - 08:53 WITA

Piala Dunia, ‘Keabadian’ Misi Jules Rimet dan Epistemologi Rerum Novarum

Berita Terbaru

Opini

Sinodalitas sebagai Jalan Rekonsiliasi

Rabu, 22 Jul 2026 - 16:41 WITA

Advertorial

Festival Golo Koe Momentum Penguatan Wisata Religi Katolik Flores

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:02 WITA