ENDE, FLORESPOS.net-Sebanyak 47 orang Pramuka Penggalang dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Ende dipastikan akan mengikuti kegiatan Jambore Daerah dan Jambore Nasional.
Kepastian itu disampaikan Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Ende, Ahmad Abdul Gefar kepada Florespos.net, Selasa (21/7/2026) malam di sekretariat Pramuka Ende di Jalan Soekarno.
Ia mengatakan bahwa pada tahun ini dilaksanakan dua Jambore sekaligus yaitu Jambore Daerah dan Jambore Nasional. Gerakan pramuka Kabupaten Ende melalui Kwarcab Ende mengikuti dua kegiatan ini.
“Ada dua tingkatan Jambore yang dilaksanakan satu kali di tahun ini yaitu jambore daerah dan jambore nasional. Kita ikut dua – duanya”.
Jambore Daerah dilaksanakan 27 Juli – 2 Agustus di Kupang dan dilanjutkan Jambore nasional di Jakarta sejak tanggal 12 Agustus -20 Agustus.
Dikatakannya kontingen dari Kabupaten Ende ada 47 orang yang terdiri dari dua tim inti terdiri yaitu 32 peserta jambore 16 laki- laki dan 16 perempuan, empat pendamping, ketua dan wakil ketua kontingen serta tim pendukung.
Peserta Jambore dari Kabupaten Ende terdiri dari beberapa sekolah atau Gudep yaitu SMPN Ende Selatan, SMPN 1, SMPN 2, SMPK St Ursula, SMP Kelimutu, SMP Cristo Regi, SMPK Wewanato, SMPN 7 Nangapanda, SMPN 5 Nangapanda dan SMPN 1 Nangapanda.
Para siswa dari sekolah- sekolah tersebut adalah siswa terbaik yang dikirim ke kabupaten dan berangkat ikut jambore bergabung dalam kontingen daerah Pramuka Kwartir Cabang Ende.
“Mereka bukan lagi berangkat ke Jambore atas nama sekolah tetapi bawa nama Kabupaten Ende. Kita harapkan dukungan dari pemerintah dan semua pihak terkait,” kata Ketua Kwarcab Ende.
Ketua Kwarcab Ende menegaskan Jambore bukan sekadar kegiatan perkemahan tetapi menjadi kesempatan bagi seorang pramuka penggalang hidup mandiri (masak, cuci pakaian sendiri) dan membangun karakternya.
“Kegiatan Jambore itu pesta besar untuk pramuka penggalang dan cuma sekali bagi seorang anak penggalang dalam usia 11 -15 tahun”.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










