BAJAWA, FLORESPOS.net-Gempa susulan berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Flores pada Senin (24/8/2026) dini hari pukul 04.57 WITA. Guncangan gempa susulan itu juga terasa di Desa Radabata, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.
Akibat guncangan itu meruntuhkan rumah milik seorang janda yakni Mama Imelda Wea (64). Mama Imelda ini harus mengelus dada dimana pada gempa tanggal 15 Agustus lalu rumahnya telah retak dan mengalami kerusakan berat. Namun gempa susulan meluluhlantahkan rumahnya hingga rata tanah.
Tokoh mudah Desa Radabata, Oston Suruh kepada Florespos.net, Senin (24/8/2026) mengatakan bagian dinding dan atap rumah tampak ambruk setelah diguncang gempa.
“Beruntung mereka berada di rumah bagian belakang yang terbuat dari pelupu. Soalnya sejak gempa pertama tanggal 15 Agustus 2026, rumah bagian depan memang sudah rusak. Jadi mereka tidur di belakang. Gempa susulan tadi pagi yang bikin rumah sudah hancur parah,” ungkap Oston.
Hingga berita ini diturunkan, pemerintah daerah maupun pusat belum turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penyaluran bantuan.
Dia mengatakan melihat kondisi tersebut, warga Radabata tidak tinggal diam. Mereka gotong melakukan membuat pelupuh atau bahasa setempat Kawu Naja. Masyarakat secara mandiri mulai mengumpulkan 300 lembar naja/bambu untuk membangun kembali rumah Mama Imelda Wea tersebut.
“Kami bergerak duluan. Ini bentuk kepedulian kami terhadap keluarga yang mengalami musibah,” katanya.
Sementara Kepala Desa Radabata, Leke Marianus mengapresiasi semangat warga. Namun ia tetap berharap ada perhatian dan kehadiran pemerintah agar proses pemulihan bisa lebih cepat.
Dia juga mengimbau masyarakat Radabata untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan mengutamakan keselamatan. *
Penulis : Wim de Rosari
Editor : Wentho Eliando










