Gempa Flores Susulan, Rumah Seorang Janda di Radabata Akhirnya Ratah Tanah - FloresPos Net

Gempa Flores Susulan, Rumah Seorang Janda di Radabata Akhirnya Ratah Tanah

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Gempa susulan berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Flores pada Senin (24/8/2026) dini hari pukul 04.57 WITA. Guncangan gempa susulan itu juga terasa di Desa Radabata, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.

Akibat guncangan itu meruntuhkan rumah milik seorang janda yakni Mama Imelda Wea (64). Mama Imelda ini harus mengelus dada dimana pada gempa tanggal 15 Agustus lalu rumahnya telah retak dan mengalami kerusakan berat. Namun gempa susulan meluluhlantahkan rumahnya hingga rata tanah.

Tokoh mudah Desa Radabata, Oston Suruh kepada Florespos.net, Senin (24/8/2026) mengatakan bagian dinding dan atap rumah tampak ambruk setelah diguncang gempa.

Baca Juga :  Bangga! Tiga Pemain PSN Ngada U-17 Bergabung di EPA Borneo FC

“Beruntung mereka berada di rumah bagian belakang yang terbuat dari pelupu. Soalnya sejak gempa pertama tanggal 15 Agustus 2026, rumah bagian depan memang sudah rusak. Jadi mereka tidur di belakang. Gempa susulan tadi pagi yang bikin rumah sudah hancur parah,” ungkap Oston.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah daerah maupun pusat belum turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penyaluran bantuan.

Dia mengatakan melihat kondisi tersebut, warga Radabata tidak tinggal diam. Mereka gotong melakukan membuat pelupuh atau bahasa setempat Kawu Naja. Masyarakat secara mandiri mulai mengumpulkan 300 lembar naja/bambu untuk membangun kembali rumah Mama Imelda Wea tersebut.

Baca Juga :  Jumlah Korban Jiwa Gempa Flores Capai 135 Orang

“Kami bergerak duluan. Ini bentuk kepedulian kami terhadap keluarga yang mengalami musibah,” katanya.

Sementara Kepala Desa Radabata, Leke Marianus mengapresiasi semangat warga. Namun ia tetap berharap ada perhatian dan kehadiran pemerintah agar proses pemulihan bisa lebih cepat.

Dia juga mengimbau masyarakat Radabata untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan mengutamakan keselamatan. *

Penulis : Wim de Rosari

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA