RUTENG, FLORESPOS.net-Areal SDK Kedindi tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan pendidikan, tetapi kini juga menjadi salah satu pusat pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa tektonik 7,7 magnitudo.
Lahan sekolah itu dimanfaatkan oleh TNI Angkatan Laut (TNI AL) sebagai posko utama penanganan bencana, termasuk lokasi rumah sakit darurat.
Dan Satgas Marinir, Letkol Mar A. Muthohar, menyampaikan itu saat menjumpai Ketua Yayasan Persekolahan Sukma Pusat (Yapersukma Pusat), Romo Patrick Dharsam Guru, dalam kunjungan resmi ke SDK Kedindi, Sabtu (22/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Dan Satgas Marinir sekaligus menyampaikan permohonan izin pemanfaatan lahan milik Yayasan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa.
“Izin melaporkan, kami memanfaatkan tanah Yayasan untuk kegiatan bantuan kemanusiaan dan rumah sakit darurat,” ujar Letkol Mar A. Muthohar.
Di kompleks SDK Kedindi tampak berdiri rumah sakit darurat TNI AL yang dilengkapi berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Sejumlah kendaraan operasional serta peralatan berat juga ditempatkan di lokasi untuk mendukung penanganan bencana, evakuasi, dan pelayanan kepada masyarakat.
Ketua Yapersukma Pusat menyatakan dukungan penuh terhadap pemanfaatan lahan sekolah untuk kepentingan kemanusiaan.
“Dengan senang hati kami memberikan izin, apalagi ini untuk urusan kemanusiaan. Silakan memakai kompleks sekolah SDK Kedindi untuk kebaikan banyak orang. Kita bersama-sama ingin berbuat baik bagi masyarakat yang terdampak,” ungkap Romo Patrick.
Salurkan Bantuan Donasi
Dalam kunjungan itu, Romo Patrick membawa dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban terdampak gempa. Bantuan tersebut merupakan donasi dari Triputra Group dan Persada Capital Investama yang disalurkan melalui Yayasan Persekolahan Sukma Pusat.
Bantuan diterima langsung oleh Kepala SDK Kedindi, Siprianus Andro Dono, S.Pd.Gr, disaksikan para guru dan masyarakat sekitar yang terdampak bencana.
Kepala Sekolah Siprianus Ando menyampaikan apresiasi atas kepedulian para donatur dan Yayasan yang hadir membantu masyarakat dalam situasi sulit.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi para penerima. Kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Triputra Group dan Persada Capital Investama atas kepedulian dan bantuan yang diberikan,” ungkapnya.
Melihat Langsung Kerusakan Sekolah
Selain menyerahkan bantuan, Ketua Yapersukma Pusat juga melihat secara langsung kondisi SDK Kedindi yang mengalami kerusakan berat akibat gempa.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Yayasan, mengingat sekolah merupakan tempat pendidikan bagi anak-anak sekaligus bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.
Di tengah kerusakan bangunan sekolah, pemanfaatan sebagian kompleks SDK Kedindi sebagai posko utama dan rumah sakit darurat TNI AL menunjukkan bahwa kawasan pendidikan tersebut kini juga menjadi ruang solidaritas dan pelayanan kemanusiaan.
Kehadiran Yayasan, TNI AL, para donatur, guru, dan masyarakat dalam satu ruang pelayanan menjadi gambaran nyata bahwa dalam menghadapi bencana, kepedulian dan kerja sama lintas pihak menjadi kekuatan penting untuk membantu masyarakat bangkit kembali. *
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando










