Pasca Gempa Flores, Pemerintah Bergerak Cepat Mengatasi Dampak Bencana dan Membantu Korban - FloresPos Net

Pasca Gempa Flores, Pemerintah Bergerak Cepat Mengatasi Dampak Bencana dan Membantu Korban

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FLORESPOS.net-Usai terjadi gempa bumi dengan 7,7 magnitudo mengguncang beberapa wilayah di Pulau Flores, Sabtu (15/8/2026) pukul 05.48 Wita, pemerintah pusat melakukan rapat koordinasi untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

Sejumlah kementerian dan lembaga juga telah menerjunkan personil dan menyalurkan bantuan serta bergerak menuju lokasi bencana di beberapa kabupaten terdampak di Pulau Flores.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memimpin rapat koordinasi pada Sabtu siang (15/8) secara daring. Yang dihadiri sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk TNI dan Polri.

Gubernur NTT bersama pimpinan Forkopimda NTT menggunakan pesawat Polda NTT telah tiba di Maumere Sabtu (15/8/2026) siang dan langsung melihat kondisi pengungsi dan memberikan paket bantuan.

Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah kementerian dan lembaga telah mengirimkan sumber dayanya, baik personel, perlengkapan dan peralatan yang mendukung fase awal tanggap darurat.

Penanganan diprioritaskan pada evakuasi dan penyelamatan korban yang masih berada direruntuhan bangunan dan mereka yang mengalami luka-luka. Selain itu, pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar juga menjadi perhatian pemerintah pusat.

Baca Juga :  DPP PDI Perjuangan Utus 4 Dokter Layani Kesehatan Warga Terdampak Gempa di  Reok

“Upaya penyelamatan, pelayanan kesehatan, pemulihan infrastruktur dasar, seperti rumah sakit perlu menjadi prioritas,” ujar Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno.

Pratikno juga meminta kepada Gubernur NTT untuk mengidentifikasi kebutuhan tanggap darurat sehingga respons cepat dapat dilakukan dengan perencanaan yang baik, misalnya kebutuhan rumah sakit sementara.

“Mohon identifikasi sehingga pemerintah pusat segera dapat mengerahkan dukungan lebih efektif,” pintanya.

Pratikno mengatakan, dengan adanya identifikasi kebutuhan tersebut akan mempermudah Kepala BNPB dalam mengelola dukungan pemerintah pusat kepada daerah-daerah terdampak bencana.

Dia mengungkapkan bencana gempa bumi telah menjadi perhatian Presiden Prabowo. Presiden memastikan bantuan pemerintah pusat yang dikoordinasikan melalui BNPB.

“Dukungan ke BNPB sudah turun dari Presiden dan harapannya penanganan dapat berjalan efektif,” tambahnya.

Sementara itu Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan pemerintah di wilayah kabupaten terdampak telah diminta bergerak cepat mendirikan posko bencana.

Baca Juga :  Aksi Emak-emak Tonggurambang, Kembalikan Patok Batalyon 834 TP/WM ke Markas

Melki mengakui pihaknya bersama TNI Polri telah membangun berbagai tenda darurat untuk menampung pengungsi serta mulai menyiapkan dapur umum di posko pengungsian.

“Jalan negara yang longsor serta jaringan listrik dan telepon pun sudah dilakukan perbaikan. Hingga siang jaringan listrik sudah beroperasi sementara ruas jalan yang longsor sedang dilakukan pembersihan,” ungkapnya.

Melki meminta agar para kepala daerah membangun komunikasi dengan pemilik toko dan distributor sembako dan lainnya agar bisa melakukan pendropingan barang yang dibutuhkan.

Dia menegaskan agar berbagai barang kebutuhan untuk penanganan bencana diambil terlebih dahulu dan nantinya setelah masa tanggap darurat selesai baru dilakukan pembayaran.

“Jangan sampai masyarakat terdampak tidak ditangani dengan baik.Semua pihak bekerjasama melakukan penanganan pasca gempa termasuk Tim SAR bersama TNI dan Polri yang bergerak mencari dan menyelamatkan korban,” ungkapnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih
Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:13 WITA

Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:34 WITA

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:05 WITA