Ratusan Warga Nangadhero Mengungsi ke Aeramo Pascagempa 7.7 Magnitudo - FloresPos Net

Ratusan Warga Nangadhero Mengungsi ke Aeramo Pascagempa 7.7 Magnitudo

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Pascagempa dahsyat yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan pusat di Pantai Utara Mbay, Kabupaten Nagekeo berkekuatan 7,7 magnitudo pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.45 WITA, sekitar 200 jiwa warga Desa Nangadhero terpaksa mengungsi ke Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa.

Gempa tersebut memicu kenaikan air laut di pesisir Desa Nangadhero hingga mencapai badan jalan dan merusak belasan rumah warga.

Di Paroki dan Rumah Warga

Hingga Sabtu (15/8/2026) malam, para pengungsi ditampung di Aula Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo dan di sejumlah rumah milik warga Desa Aeramo.

Baca Juga :  Sukses di Kanada,  Johni Doy Berikan Beasiswa bagi Siswa Kurang Mampu di Bajawa dan Boawae

“Kami terpaksa ngungsi dulu pak. Karena kami takut ada gempa susulan lagi. Karena gempa tadi pagi sempat air laut di pantai di Nangadhero naik sampai ke badan jalan. Kejadian itu mengakibatkan belasan rumah warga rusak berat,” ujar Bambang, warga Nangadhero kepada Florespos.net, di Aula Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo, Sabtu (15/8/2026) malam.

Warga mengaku memilih mengungsi karena khawatir terjadi gempa susulan dan gelombang susulan.

Selain belasan rumah rusak berat di Nangadhero, warga pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa tenda darurat, makanan siap saji, air bersih, selimut, pakaian, dan layanan kesehatan.

Baca Juga :  Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende

Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui kadis BPBD Remy Jago mengimbau warga pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan kenaikan air laut. Warga diminta menjauhi pantai dan mengikuti arahan petugas.

Hingga berita ini diturunkan, tim masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait jumlah rumah rusak dan dampak lainnya. Sementara sampai berita ini diturunkan terus menerus terjadi gempa susulan. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga
DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WITA

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional

Berita Terbaru