12 Tuntutan Cipayung Sikka dan BEM Unimof Saat Demo di Mapolres Sikka dan DPRD - FloresPos Net

12 Tuntutan Cipayung Sikka dan BEM Unimof Saat Demo di Mapolres Sikka dan DPRD

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 14:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Sikka dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Maumere (Unimof) menggelar demo.

Dalam demo yang berlangsung di Mapolres Sikka dan DPRD Sikka mahasiswa yang terdiri dari HMI Maumere, GMNI Sikka dan IMM Sikka dan BEM Unimof mengajukan 12 tuntutan agar ditindaklanjuti oleh institusi Polri, pemerintah selaku eksekutif dan DPR sebagai lembaga legislatif.

Demokrasi dan ekonomi Indonesia menghadapi masalah serius, ditandai hadirnya sejumlah kebijakan kontroversial pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Kebijakan presiden Prabowo dan wakil presiden Gibran yang mengancam kedaulatan negara dan meminggirkan rasa keadilan masyarakat,” ungkap mahasiswa dalam rilisnya, Senin (1/9/2025).

Baca Juga :  Sebelas Jabatan Eselon II dan Sekda Masih Lowong, Bupati Ende: Bulan Depan Sudah Terisi

Cipayung Sikka dan BEM Unimof memaparkan beberapa kebijakan kontroversial seperti menaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), program Makan Bergizi Gratis (MBG dan rencana pembukaan 20 juta hektar hutan untuk pangan dan energi.

Juga kebijakan tentang pengesahaan UU TNI No. 3 tahun 2025 hingga pemangkasan besar-besaran dana transfer Pusat ke daerah.

Disebutkan, semua produk kebijakan tersebut berimbas pada semakin maraknya praktik monopoli, korupsi, pelanggaran terhadap HAM, lingkungan, pelemahan supremasi sipil dan memperparah kesenjangan sosial.

Baca Juga :  Superior General SVD dan Belasan Utusan Provinsial SVD di Dunia Ikuti Tahbisan Uskup Agung Ende

“Pada saat bersamaan, pemutusan hubungan kerja (PHK/semakin masif terjadi, serta masyarakat terus mengalami pelemahan daya beli. Terlalu banyak janji pemerintah yang bersifat over promise atau tidak realistis,” sebut mahasiswa.

Cipayung Sikka dan BEM Unimof menegaskan, ditengah jeritan masyarakat tersebut, DPR, Istana Negara, TNT dan Polri tetap tak peka dimana kondisi gaji dan tunjangan DPR malah mengalami kenaikan drastic.

Sementara Rancangan Undang-Undang [RUUJ yang paling dibutukan publik tidak kunjung disahkan seperti RUU Masyarakat Adat, RUU Pekerja Rumah Tangga dan RUU Perampasan Aset.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar
Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas
Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic
Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli
Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan
Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat
Alasan Penahanan Tak Jelas, Pemilik Sapi Ajak Pol PP Bertemu Bupati Ende
Serap Aspirasi, Kapolres Ende Kunjungan Kerja di Polsek Maurole
Berita ini 191 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:12 WITA

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WITA

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:03 WITA

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:35 WITA

Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA