ENDE, FLORESPOS.net-Semangat toleransi dan kasih persaudaraan terus ditunjukkan oleh umat beragama dan generasi muda di Kota Ende, Kota Rahimnya Pancasila.
Semangat dan suasana tersebut kali ini ditunjukkan oleh tiga lembaga pendidikan yang terkenal di Ende yaitu SMAK Syuradikara, MAN dan Pondok Pesantren Wali Sanga.
SMA Swasta Katolik Syuradikara melalui Kesiswaan dan OSIS/MPK menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama dengan siswa siswi dari MAN dan Pondok Pesantren Wali Sanga di taman Renungan Bung Karno, Rabu (11/4/2026) sore.
Aksi yang dilakukan oleh OSIS SMAK Syuradikara juga sebagai bentuk implementasi nyata Matra Khas SVD yakni animasi misi dan komunikasi karena sekolah ini berada dibawah naungan Serikat Sabda Allah.
Ruang dan Kepekaan Sosial
Eskil Lou, Ketua OSIS SMAK Syuradikara, mengatakan bahwa semua hal telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari mengatur mata acara, undangan, dan lain-lain.
“Walau waktu terbatas karena ada asesmen, kami bisa mengurus semua hal dengan baik dan bekerja sama dengan teman-teman dari Pesantren Wali Sanga dan MAN Ende,” kata Eskil.
Eskil menambahkan bahwa dirinya bersyukur karena Syuradikara memberikan ruang untuk mereka berkembang, termasuk melatih kepekaan sosial.
Menurutnya, Buka Puasa Bersama ini adalah investasi baik untuk dibawa ke jenjang perguruan tinggi nanti.
“Kegiatan ini akan membantu kami juga ketika ada di perguruan tinggi dan di tempat lainnya,” kata dia.
Bagus, Ketua MPK SMAK Syuradikara Ende juga menambahkan bahwa Buka Puasa Bersama bertujuan menyatukan perbedaan yang sering menjadi masalah di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Perbedaan tidak dilihat sebagai musuh, tetapi jembatan yang menghubungkan jarak antara kami semua,” kata Bagus.
Program Tahunan
Sementara Kesiswaan SMAK Syuradikara, Silvester Keu, menegaskan bahwa Buka Puasa Bersama sudah menjadi program tahunan yang diselenggarakan sebagai implementasi nyata dari empat matra khas milik SVD (Serikat Sabda Allah).
“Ada dua yang berkaitan yakni komunikasi dan animasi misi. Dan Bukber ini adalah usaha sekolah mengimplementasikan nilai-nilai itu,” kata Guru Sil.
Ia berharap program tahunan Kesiswaan bersama OSIS/MPK bisa menjadi referensi bagi umat beragama dan sekolah lain untuk menjalin silaturahmi, toleransi, dan kerukunan umat beragama di Kota Ende sebagai Kota Pancasila.
Rajut Kasih Persaudaraan
Kepala SMAK Syuradikara, Bruder Kristianus Riberu, SVD menekankan bahwa ketiga sekolah sedang merajut kasih persaudaraan, toleransi, dan nilai-nilai Pancasila yang melampaui sekat-sekat kehidupan.
Kata Br Kris, Buka Puasa Bersama di Taman Renung Bung Karno mau menegaskan soal menghidupi kembali nilai-nilai luhur yang ditinggalkan Soekarno dan menjadikannya sebagai tempat kudus yang menginspirasi semua orang.
“Jika orang datang sekadar foto, pacaran, dan sekadar jalan-jalan, tapi kita telah memulai dan menggumuli nilai-nilai Pancasila yang sudah berakar di Kota Ende,” ungkap Bruder Kris.
Menurut Br Kris, SMAK Syuradikara, MAN Ende, dan Pesantren Wali Sanga sedang merawat kembali ingatan sejarah.
“Harapan saya, ini jadi cikal-bakal kita memulai terus untuk kegiatan-kegiatan yang akan datang,” kata Bruder Kris.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










