LABUAN BAJO, FLORESPOS.net – Bupati Manggarai Barat (Mabar) Edistasius Endi mengajak semua pihak untuk merawat persaudaraan demi mencegah konflik sosial di masyarakat, juga menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republil Indonesia (NKRI).
Ia sampaikan itu di Labuan Bajo pada kegiatan dengan tema Bimkom Pencegahan Konflik Sosial, Senin (13/5/ 2024). Kegiatan dimaksud diselenggarakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD).
Menurut Bupati Edi yang juga Ketua DPW Partai Nasdem NTT itu, penyebab terjadinya konflik sosial antara lain karena perbedaan dalam hal ekonomi, ada yang kaya dan ada yang miskin papah.
Mencegah ataupun menekan konflik sosial, kata Bupati Edi, tak hanya dilakukan oleh pemerintah atau pun TNI-AD, tapi oleh semua pihak tanpa terkecuali. Begitu juga dalam hal pembangunan, itu dapat dilakukan oleh semua pihak, tidak hanya oleh pemerintah atau pun TNI, termasuk TNK-AD.
Bupati Edi berterima kasih atas program-program TNI- AD di Mabar selama ini seperti pengadaan air bersih dengan pemasangan pompa hidram maupun sumur bor di beberapa titik yang ada di daerah itu.
Hal senada Waasintel Kasad Bid. Jemen Intel, Kolonel Inf. Ardian Triwasana. Dia minta kepada seluruh komponen masyarakat berperan aktif dalam upaya pencegahan konflik sosial di tengah- tengah masyarakat dan selalu bekerjasama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Kegiatan ini, harap dia, bukan cuma sekedar program tapi harus ada dukungan timbal balik untuk membangun satu visi misi dan menyamakan persepsi dalam bingkai bhineka tunggal ika, berbeda beda tetapi tetap satu, untuk mencegah segala konflik yang terjadi.
Pencegahan Konflik sosial tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tanggung jawab seluruh pihak yang memiliki tanggung jawab moral, kata Waasintel Kasad Bid. Jemen Intel, Kolonel Inf. Ardian Triwasana.
Hadir dalam kegiatan yang diikuti 250 peserta itu antara lain Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi, Kasi Intel Kasrem 161/WS Kol Inf. Sentot Dwi Purnomo, Kepala Badan Kesbangpol Mabar Fransiskus Partono, Kasat Intelkam Polres Mabar IPTU Markus Frederiko Sega Wangge,
Kapten Cku Santoso, Sertu Ronald Prasetyo, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda. *
Penulis: Andre Durung/Editor: Anton Harus










