Progres Proyek Rehabilitasi Irigasi Wae Kampas Manggarai Capai 74 Persen - FloresPos Net

Progres Proyek Rehabilitasi Irigasi Wae Kampas Manggarai Capai 74 Persen

- Jurnalis

Minggu, 12 November 2023 - 21:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Pelaksanaan proyek rehabilitasi irigasi Wae Kampas di Desa Compang Dalo, Kecamatan Ruteng, Manggarai, NTT, sepertinya sesuai dengan skedul dalam kontrak kerja.

Datanya hingga pekan lalu, persentase fisiknya telah mencapai 74 persen lebih. Kondisi lapangan, pengerjaan sedang ngebut agar bisa rampung akhir tahun ini.

Dihubungi wartawan, akhir pekan lalu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) peningkatan jaringan irigasi permukaan sumber dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU) tahun 2023, Chitra Ayu Purwarini, progres fisik bagus untuk proyek rehabilitasi irigasi Wae Kampas.

“Evaluasi kami terbaru, progresnya telah mencapai 74 persen lebih. Progres ini sesuai dengan skedulnya,” katanya.

Baca Juga :  Paus Fransiskus Sudah Tak Kritis Lagi, tapi Masih Dipantau Ketat

Progres yang bagus, demikian PPK Purwarini, tetap harus dipertahankan agar proyek bisa rampung tepat waktu nantinya.

Dikatakan, fokus kerja sekarang ini adalah pembuatan minyak di lantai saluran irigasi, dan beberapa item lain yang belum dikerjakan.

Sejumlah item pekerjaan yang belum itu diharapkan menjadi perhatian utama rekanan. Dan, dalam evaluasi rutin, hal itu sangat ditekankan agar dikerjakan sesuai dengan ketentuan.

Proyek irigasi Wae Kampas terpantau wartawan, belum lama ini, pengerjaan dalam tempoh tinggi. Secara umum, pengerjaan pada dinding semen saluran irigasi di tengah hamparan persawahan masyarakat.

Proyek itu bernilai Rp 3,1 miliar lebih yang dikontrak kerja per Juli 2023 dan masa kerja 150 hari. Proyek dikerjakan CV Sarana Karya Utama dengan Konsultan Pengawas, CV Dongkar Dola Sakti.

Baca Juga :  Pemilu 2024, Tak Ada Ganti Caleg Setelah Penetapan DCT

Sebelumnya Direktur CV Sarana Karya Utama, Wahyudi Wibisono mengatakan, banyak kesulitan teknis di lapangan, tetapi pihaknya berkomitmen kuat untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak.

“Ada beberapa item yang belum dikerjakan. Itu yang  kita fokus dalam waktu-waktu ke depan,” katanya.

Pihaknya berkomitmen untuk merampungkan pekerjaan tepat waktu agar bisa hasil proyeknya diserahkan ke pemiliknya, yakni Pemkab cq. Dinas PU Manggarai. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Pascagempa, Putri Pariwisata Indonesia Salurkan Bantuan Sembako dari Butik Levico ke Liselowobora-Ende
Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Bantu Alat Ekonomi Produktif–Dukung Kegiatan Kelompok Dua Desa di Flores Timur
Gitalisasikan Sampah, Pemkab Manggarai Barat Bentuk Bank Sampah G-Lingko
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Kolaborasi AMAG dan Dompet Dhuafa, 100 Paket Bantuan untuk Pemulihan Penyintas Gempa di Nagekeo
Ngada Masuk Masa Transisi Pemulihan, Pemda Gelar Uji Publik Hasil Pendataan dan Verifikasi Kondisi Rumah Terdampak Gempa Flores
Staf BKN Temui Isteri Almarhum Alfonsius Korban Penembakan KKB di Papua
Realisasi Sementara PAD Sampah Manggarai Barat Rp. 2,5 Miliar
Berita ini 228 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:46 WITA

Wujud Kepedulian Pascagempa, Putri Pariwisata Indonesia Salurkan Bantuan Sembako dari Butik Levico ke Liselowobora-Ende

Kamis, 17 September 2026 - 18:55 WITA

Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Bantu Alat Ekonomi Produktif–Dukung Kegiatan Kelompok Dua Desa di Flores Timur

Kamis, 17 September 2026 - 16:52 WITA

Gitalisasikan Sampah, Pemkab Manggarai Barat Bentuk Bank Sampah G-Lingko

Kamis, 17 September 2026 - 11:01 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 18:59 WITA

Kolaborasi AMAG dan Dompet Dhuafa, 100 Paket Bantuan untuk Pemulihan Penyintas Gempa di Nagekeo

Berita Terbaru