Paus Fransiskus Sudah Tak Kritis Lagi, tapi Masih Dipantau Ketat - FloresPos Net

Paus Fransiskus Sudah Tak Kritis Lagi, tapi Masih Dipantau Ketat

- Jurnalis

Sabtu, 1 Maret 2025 - 19:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paus Fransiskus saat menghadiri ibadah malam di Basilika Santo Petrus, Vatikan, 1 Februari 2025.(AFP/TIZIANA FABI)

Paus Fransiskus saat menghadiri ibadah malam di Basilika Santo Petrus, Vatikan, 1 Februari 2025.(AFP/TIZIANA FABI)

ROMA, FLORESPOSnet-Kondisi Paus Fransiskus saat ini tidak lagi dalam tahap kritis setelah menjalani serangkaian perawatan intensif.

Vatikan menyampaikan perkembangan terbaru ini pada Jumat (28/2/2025), seraya mengingatkan bahwa kesehatan Paus yang berusia 88 tahun itu masih dalam pemantauan ketat.

Dalam dua pekan terakhir, Paus Fransiskus dirawat di RS Gemelli, Roma, Italia, setelah mengalami kesulitan bernapas.

Seorang sumber dari Vatikan menyebut bahwa kondisi kritis telah berlalu untuk saat ini, tetapi kondisi keseluruhannya masih kompleks dan belum ada kepastian terkait prognosisnya.

“Kekritisan telah berlalu, untuk saat ini,” ujar sumber tersebut, seperti dikutip dari AFP.

Sebelumnya, pada Jumat pagi, Vatikan melaporkan bahwa Paus menghabiskan malam yang damai di rumah sakit.

Fransiskus sempat mengalami pneumonia di kedua paru-parunya sejak dirawat pada 14 Februari, yang sempat memicu kekhawatiran besar. Namun, perkembangan positif mulai terlihat.

Baca Juga :  Selamat Datang Paus Fransiskus di Bumi Bhineka Tunggal Ika

Vatikan sebelumnya menyebut bahwa pada Senin (24/2/2025), kondisi Paus menunjukkan sedikit perbaikan, sementara pada Selasa kondisinya disebut “kritis tetapi stabil.”

“Sejak Rabu (26/2/2025) dan Kamis (27/2/2025), kondisi Paus terus menunjukkan peningkatan. Kondisi klinis Bapa Suci dipastikan membaik hari ini juga,” ujar pernyataan Vatikan pada Kamis.

Meskipun ada perkembangan positif, dokter belum mengubah prognosis Paus. Para ahli medis menegaskan bahwa dengan usia lanjut dan riwayat penyakit pernapasan kronis, pemulihan Fransiskus masih memerlukan waktu yang tidak singkat.

“Mengingat kompleksitas gambaran klinis, diperlukan beberapa hari stabilitas klinis lebih lanjut untuk menyelesaikan prognosis,” tulis pernyataan Vatikan.

Selama masa perawatannya, Paus Fransiskus tetap menjalankan tugas-tugasnya dari ruang kepausan di lantai 10 RS Gemelli. Ia juga tetap melakukan latihan pernapasan dan berdoa di sela-sela waktu istirahatnya.

Ini merupakan kali keempat Paus Fransiskus dirawat di rumah sakit selama hampir 12 tahun kepemimpinannya, sekaligus menjadi rawat inap terlama yang dijalaninya.

Baca Juga :  Paus Fransiskus Masuk RS karena Bronkitis, Tak Pimpin Doa Angelus Minggu

Di tengah situasi ini, spekulasi mengenai kemungkinan pengunduran diri Paus Fransiskus kembali mencuat, mengingat agenda kepausannya yang padat pada tahun Yubelium Suci.

“Jika Paus bertahan hidup, banyak yang membayangkan bahwa ia ingin menyelesaikan tahun Yubelium, tetapi setelah itu, ketika ia berusia 89 tahun, ia akan menghadapi pertanyaan apakah akan mengundurkan diri atau tidak,” kata pakar Vatikan, Marco Politi, kepada AFP.

Fransiskus sendiri sebelumnya menyatakan terbuka terhadap kemungkinan mengikuti jejak Paus Benediktus XVI, yang mundur pada 2013 karena alasan kesehatan.

Namun, sebelum dirawat di rumah sakit, Paus asal Argentina itu berkali-kali menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk mundur, dan mungkin hal itu tidak akan pernah terjadi.*

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kompas.com/AFP

Berita Terkait

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita
20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni
Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP
Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan
Mosalaki dan Orangtua Tolak Penggunaan Lahan Sekolah SDN Wolomoni untuk KDMP
Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif
Bupati Sikka Ajak PSMTI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Ketua DPD PAN Flores Timur: Muscab Pondasi Penting Melangkah Lebih Maju
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:20 WITA

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:35 WITA

20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:54 WITA

Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:38 WITA

Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:27 WITA

Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:20 WITA

Opini

Krisis sebagai Penggerak Transformasi

Sabtu, 6 Jun 2026 - 17:05 WITA