LARANTUKA, FLORESPOS.net-Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Muscab yang berlangsung di aula Susteran PRR Weri, Larantuka, Jumat (5/6/2026), dibuka resmi oleh pengurus DPW PAN Provinsi NTT, Marten Lenggu.
Ketua DPD PAN Kabupaten Flores Timur, Rofinus Baga Kabelen dalam sambutan mengajak para pengurus dan kader yang telah menyatakan diri bergabung di PAN dan menjadikan PAN sebagai pilihan politik untuk terus menjaga dan merawatnya dengan baik dengan tujuan dan harapan untuk kemajuan Lewotanah, Flores Timur.
“Di momen Muscab ini saya ajak kalau kita menyatakan diri untuk bergabung, maka jadikan politik itu sebagai sebuah pilihan. Kalau perjuangan butuh kendaraan jadikan PAN sebagai milik kita sendiri. Kalau seperti itu pasti kita rawat dengan baik. Mari, kita bergabung dengan harapan dan tujuan besar. Melalui PAN, Lewotanah kita harus menjadi lebih baik. Tidak ada yang tidak mungkin, kalau kita komitmen dan konsisten,” katanya.
“Muscab ini menjadi pondasi penting untuk melangkah lebih maju. Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita komitmen dan konsisten,” tandas Rofin Baga.
Rofin Baga menekankan bahwa PAN kini sudah berusia 28 tahun terhitung sejak berdiri pada 23 Agustus 1998. Jadi PAN bukan partai main-main. PAN bukan partai kecil, tapi partai besar sejajar dengan partai politik lain.
“Kalau di luar sana orang katakan PAN adalah partai kecil biarkan mereka berbicara. Mari kita bangkit dan membangun optimisme kita bahwa PAN bukan partai kecil. PAN adalah partai besar sejajar dengan partai-partai politik lain,” katanya.
Oleh karena itu, kata Rofin Baga, “Kita butuh kolaborasi besar untuk menjadikan PAN sebagai panji perjuangan kita bersama karena kita menyadari bahwa partai adalah alat perjuangan untuk kita bersama”.
Pada kesempatan itu, mantan Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur itu coba flashback. Kata dia, dulu ketika awal hadir dan hidup di Flores Timur, PAN selalu berhadapan dengan satu situasi yang sulit, karena stigma-stigma yang dibangun seolah-olah bahwa PAN adalah partai milik orang-orang tertentu.
“Tapi kami tetap sabar dengan sebuah keyakinan bahwa PAN suatu waktu akan bersinar dan menjadi pilihan rakyat Flores Timur dan itu terbukti,” kata Rofin Baga.
Buktinya, lanjut Rofin Baga, pada Pileg 2024 kemarin PAN berhasil meraih 5 kursi dari 7 Dapil dan salah satunya menjadi pimpinan di DPRD Kabupaten Flores Timur sebagai Wakil Ketua I.
“PAN yang dari dulu hanya dapat 1 kursi namun pada Pileg 2019 dapat 4 kursi dimana sebelumnya ada perombakan struktur pada 2015 dan terbukti hasilnya 4 kursi di Pileg 2019 dan mencatatkan sejarah baru dengan satu fraksi sendiri,” katanya.
Diakhir sambutan, Rofin Baga kembali mengajak dan mengingatkan para pengurus semua tingkatan dan kader menjadikan PAN sebagai perjuangan dan jadikan PAN sebagai pilihan politik.
Dia juga mengajak semua pengurus dan kader merawat Ahmad Yohan yang adalah emasnya PAN dan saat ini sebagai Anggota DPR RI dan sebagai putra Flores Timur. Terus menjaga dan merawat marwah Partai PAN.
“Sebagai Ketua DPD PAN Flores Timur bersama Ahmad Yohan atau akrab disapa Bang Ayo yang kini sebagai Ketua DPW PAN Provinsi NTT kami mengajak kepadamu semua agar jadikan PAN sebagai perjuangan dan pilihan politik dengan penuh tanggungjawab untuk merawat dan membesarkannya,” tutup Rofin Baga.
Koordinasi dan Komunikasi di Tingkat Kecamatan
Sementara Marten Lenggu, sebelum membuka secara virtual kegiatan Muscab mengajak semua pengurus DPD, calon pengurus DPC dan para kader untuk terus merawat dan menjaga PAN sampai akar rumput dengan baik.
Ia juga meminta para pengurus DPC untuk membangun koordinasi dan komunikasi dengan para camat, kades dan semoga pihak di wilayah.
“Kita punya perwakilan yang sangat baik, kita punya anggota DPRD kabupaten, DPRD provinsi dan DPR RI. Ini adalah modal jejaring dan sinergi kita demi mewujudkan cita-cita dan perjuangan. Bangun koordinasi dan komunikasi dengan camat dan desa agar jejaringan ini bisa dimanfaatkan,” katanya.
Selain itu, Marten Lenggu juga meminta para calon pengurus DPC agar segera menyusun kepengurusan untuk sesegera mungkin pula dikeluarkan surat keputusan dari DPW PAN NTT. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Anton Harus










